Pemkot Jaksel edukasi kalangan remaja cegah penularan HIV

Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengedukasi kalangan remaja mengenai bahaya penularan virus yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh (human immunodeficiency virus/HIV).

"Kami telah memetakan sejumlah lokasi adanya potensi penularan HIV, kita rutin untuk melakukan pembinaan terutama kalangan remaja," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Yudi Dimyati, Jakarta, Kamis.

Yudi mengatakan kegiatan rutin yang dilakukan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan di setiap kecamatan kerap dilakukan di tempat berkumpulnya anak muda seperti kafe.

Kegiatan pembinaan ini meliputi edukasi tentang bahaya penyakit menular seksual hingga bagaimana penularan HIV di tengah masyarakat.

Harapan Yudi, pembinaan ini bukanlah untuk menakuti melainkan bertujuan mengedukasi masyarakat untuk menekan angka kasus HIV di Indonesia khususnya DKI Jakarta.

Terkait pengobatan HIV, Yudi menuturkan pihaknya masih terus melakukan terapi kepada penderita. Namun terapi ini disebutnya bukan penyembuhan lantaran HIV merupakan penyakit yang tidak bisa sembuh.

"Terapi dan obat hanya untuk mempertahankan daya tahan tubuh karena HIV ini melemahkan imun tubuh seseorang," jelasnya.

Adapun obat anti HIV sebenarnya hanya untuk meningkatkan imun agar tidak menyerang organ tubuh lainnya, kata dia.

"Penderita HIV ini meninggal bukan karena HIV melainkan karena penyakit lainnya," tutupnya.

Data Kementerian Kesehatan RI melaporkan hingga 2022, kasus HIV/AIDS dari target 97 ribu kasus terdeteksi, baru 13 ribu yang ditemukan.

Hingga akhir Juni 2022, kata Budi, sebanyak 473.005 orang dengan HIV ditemukan, dan 163.562 sedang berobat untuk pemulihan.

"Kepemimpinan dan akuntabilitas pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota adalah kunci keberhasilan Indonesia atasi HIV, TB dan Malaria dalam sistem kesehatan yang terdesentralisasi di Indonesia," kata Budi Gunadi Sadikin dalam pertemuan Global Fund Replenishment Conference Ke-7 di New York, Amerika Serikat, yang diikuti dari YouTube Kemenkes RI di Jakarta, Rabu (21/9).
Baca juga: Pemkot Jakbar anjurkan seluruh calon ibu periksa kesehatan cegah HIV
Baca juga: Pemkot Jakbar berikan terapi intensif terhadap 351 warga HIV
Baca juga: Pemkot Jakpus gandeng LSM untuk petakan populasi HIV/AIDS