Pemkot Jaksel gencar vaksinasi anak pada hari libur

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menggencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun pada hari libur untuk mengejar target sebesar 242 ribu anak di wilayah tersebut.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengatakan hingga saat ini pihaknya mencatat sebanyak 56 persen atau sekitar 136 ribu anak telah divaksinasi COVID-19 jenis Sinovac.

"Masih cukup banyak yang kita kejar. Oleh karena itu setiap hari walaupun hari libur Sabtu dan Minggu kita tetap melaksanakan proses vaksinasi di sekolah maupun di tempat-tempat bukan sekolah, juga di tempat umum," kata Munjirin saat meninjau vaksinasi di SD Bakti Mulya 400, Jakarta Selatan, Jumat.

Dia mengatakan pelaksanaan vaksinasi di luar sekolah ditujukan untuk memudahkan masyarakat membawa anak mereka melakukan vaksinasi.

Baca juga: 10.000 anak di Palmerah telah tervaksinasi jenis Sinovac

"Karena mungkin aktivitas atau lagi berkunjung di tempat saudaranya," kata dia.

Dia juga mengajak peran serta elemen-elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menyukseskan vaksinasi usia 6-11 tahun di wilayahnya.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini tidak dapat hanya dijalankan oleh pemerintah saja, namun juga organisasi masyarakat lainnya.

Pada kesempatan itu, Munjirin mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di SD Bakti Mulya 400 yang berkolaborasi antara DPD Partai Golkar Jakarta Selatan.


Wali Kota berharap, satuan pendidikan lain yang ada di Jakarta Selatan juga turut melakukan kegiatan serupa agar target vaksinasi anak dapat dicapai.

Baca juga: 144 siswa disabilitas ikut program vaksinasi anak di Jakbar

"Selalu sampaikan bahwa semua sekolahan seperti model Bakti Mulya 400 ini agar diikuti juga oleh sekolah-sekolah yang lain untuk terus mengikuti program yang memang sedang dianjurkan oleh pemerintah," ujar mantan Sekretaris Kota Jakarta Selatan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel