Pemkot Jaksel imbau pedagang pertahankan bentuk asal kios Pasar Barito

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengimbau pedagang menjaga bentuk asal kios Pasar Barito usai direvitalisasi agar tidak merusak keindahan bangunan.

"Kami mengimbau kepada pedagang harus menjaga kebersihan kios dan tidak boleh merubah bentuk bangunan," kata Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Selatan Dedy Dwi Widodo saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Dedy mengatakan imbauan mempertahankan bentuk kios ini lantaran dulunya bentuknya berbeda-beda sehingga diganti dengan ukuran yang sama agar adil bagi para pedagang.

Ia berharap pedagang bisa merawat fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan konsumen.

"Takutnya sudah kita buatkan, mereka malah ingin mengubah sesukanya mulai dari cat ditambahi terpal kan nantinya merusak keindahan," tambahnya.

Selain itu, pedagang yang saat ini masih belum diwajibkan membayar pajak retribusi lantaran pandemi COVID-19, nantinya diharuskan untuk memenuhinya jika peraturan sudah berlaku.

Dedy menambahkan saat ini kios hewan Pasar Barito sudah dibuka, sedangkan kios buah masih direvitalisasi dan ditargetkan selesai akhir tahun 2022.

"Kan sesuai kode lokasi JS (Jakarta Selatan) 25 sebanyak 85 kios hewan, itu sudah selesai direvitalisasi, sedangkan 52 kios di JS 26, dan JS 30 yang menjualkan kuliner dan buah masih berlangsung perbaikannya," tambahnya.

Ia berharap dengan rampungnya seluruh kawasan Pasar Barito ini pada Desember 2022 nantinya bisa bermanfaat bagi banyak orang.

"Dengan adanya revitalisasi ini para konsumen bisa semakin nyaman untuk berbelanja, indah dari segi estetika, lingkungan higienis dan sehat," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan merevitalisasi tiga lokasi sementara (loksem) Pasar Hewan di Jalan Barito Raya dengan anggaran Rp3 miliar, yakni untuk lokasi sementara kode JS 25 atau kios hewan Rp1,6 miliar, JS 26 Rp882 juta, dan JS 30 Rp642 juta untuk kios kuliner serta buah.

Revitalisasi tiga loksem tersebut ditargetkan rampung akhir tahun 2022 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Baca juga: Pemkot Jaksel rampungkan revitalisasi Pasar Barito pada Agustus
Baca juga: Anggaran revitalisasi tiga loksem Pasar Hewan Barito Rp3 miliar

Baca juga: Pemkot Jaksel minta pedagang jaga Pasar Hewan Barito setelah renovasi