Pemkot Jaksel imbau warga waspadai pohon tumbang saat hujan

·Bacaan 1 menit

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan mengimbau warga setempat untuk tidak berteduh di bawah pohon saat terjadi angin kencang dan hujan deras karena berpotensi tertimpa dahan saat pohon tersebut tumbang.

"Antisipasinya agar masyarakat tidak terkena pohon tumbang ya jangan berteduh di bawah pohon rindang. Terlebih cuaca ekstrem seperti sekarang ini," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Winarto dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Saat ini, pihaknya telah menyiagakan sebanyak 14 tim untuk memeriksa pohon rawan tumbang. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi pohon yang keropos, miring, hingga mati.

"Jika hasil pemeriksaan pohon tersebut menunjukkan angka kerawanan di atas 40 persen maka akan ditebang," ujarnya.

Menurut dia, lokasi paling banyak pepohonan terdapat di Kecamatan Jagakarsa dan Kebayoran Baru. Karena itu, berkaca pada musibah pohon tumbang beberapa waktu lalu, Winarto mengimbau warga untuk mewaspadai kejadian serupa di Kecamatan Kebayoran Lama.

"Musibah kemarin yang paling banyak malah Kebayoran Lama. Sering ada angin puting beliung dan menumbangkan pohon,"katanya.

Menilik jenis pohon yang banyak tersebar, Winarto mengatakan pohon angsana banyak tersebar di wilayah Jakarta Selatan.

"Pohon tersebut tidak punya akar tunjang dan cenderung naik ke permukaan dan pertumbuhan cepat sekali. Tapi salahnya, pohon itu awalnya bukan ditanam dari bibit tapi dari pohon yang sudah setengah jadi," ungkapnya.

Sebelumnya, Winarto menjelaskan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota telah melakukan pemangkasan (penopingan) pohon.

"Di noping sebanyak 26.600 baik yang sedang, ringan, hingga berat. Itu program rutin yang dijalankan, mengingat banyak pohon di beberapa lokasi yang tumbang. Makanya kita maksimalkan petugas untuk ke lapangan," kata dia.
Baca juga: Pengendara motor meninggal akibat tertimpa pohon di Pondok Indah
Baca juga: Damkar evakuasi sejumlah pohon tumbang di Jakarta Selatan
Baca juga: Ada 13 titik pohon tumbang pasca hujan deras di Jakarta Barat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel