Pemkot Jaksel kurasi 30 produk menuju pasar internasional

Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Jakarta Selatan menggelar kurasi terhadap 30 produk kerajinan sebagai upaya menembus pasar internasional di Hotel Amos Cozy, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Senin.

"Hampir 50 persen produk kerajinan kita berpotensi go international. Hanya saja harus ada yang dibenahi dari sisi kemasan," kata Ketua Dekranasda Jakarta Selatan Essie Feransie pada kegiatan tersebut.

Essie menjelaskan produk kerajinan tanah air berpotensi laris di luar negeri hanya saja yang perlu memperhatikan kemasan yang menarik dan harus menggunakan bahan ramah lingkungan.

Kegiatan kurasi juga dihadiri Dewan Pengurus Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Jakarta Selatan.

Kurasi ini, jelas Essie untuk memilih kerajinan tangan dan fashion berdasarkan kualitas, kreativitas, termasuk harga.

Produk yang dikurasi tersebut berasal dari tangan perajin di Jakarta Selatan yang nantinya bisa dikenalkan dalam berbagai kegiatan baik lokal dan nasional.

Tamu yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari dalam dan luar kota, sebagian diantaranya berniat untuk membeli barang kerajinan yang dikurasi tersebut.

Harapannya, produk yang dikurasi bisa disertakan dalam kegiatan peragaan busana yang digelar di mal Jakarta Selatan.

Essie yakin kalau produk yang dikurasi memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk ternama.

"Satu hal yang pasti, semua produk di sini pasti naik tingkat. Nah untuk perajin yang terpilih akan mewakili Dekranasda Jakarta Selatan pada ajang penghargaan pada tingkat provinsi DKI Jakarta," tuturnya.

Sebelumnya, Dekranasda DKI Jakarta dan Tokopedia mempertegas kerja sama dengan mengajak masyarakat untuk turut mendukung pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta ke-495.

"Kita bekerja sama dan berkolaborasi dengan Tokopedia, kita bergandengan tangan untuk memfasilitasi perajin yang memiliki keterbatasan membuka toko secara online," kata Ketua Dekranasda DKI Jakarta Fery Farhati saat media gathering secara virtual, beberapa waktu lalu.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk mendukung UMKM DKI Jakarta, salah satunya dengan membeli karya-karya mereka,” imbuhnya.
Baca juga: Jajanan produk "90-an" hadir di Jakarta Fair Kemayoran
Baca juga: Pemkot Jakbar bantu 1.000 UMKM dapatkan sertifikat HAKI gratis
Baca juga: 3.796 warga Jakarta Barat daftar pelatihan usaha pada 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel