Pemkot Jaktim gelar kerja bakti massal di Cakung

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menggelar kegiatan kerja bakti massal di halaman depan Bank Sampah Sekar Wangi, RT 012 RW 08, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Wahyudi Rudianto di Jakarta, Sabtu, mengatakan, kegiatan itu dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bersih-bersih Sedunia yang diperingati setiap tanggal 19 September.

"Kami mengerahkan petugas serta puluhan unit mobil pengangkut sampah organik, anorganik dan sampah residu yang nantinya dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA)," kata Wahyudi.

Wahyudi menambahkan kegiatan itu dilakukan serentak di 10 kecamatan di Jakarta Timur dan dipusatkan di Cakung.

Kegiatan kerja bakti massal itu melibatkan kader Bank Sampah Sekar Wangi, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), petugas Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup, pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan relawan Lions Club.

Baca juga: Wagub DKI pastikan Jakarta miliki pengelolaan sampah modern pada 2025

Dia menjelaskan bahwa dari data yang dimiliki sepanjang periode 4-16 September 2022, Jakarta Timur menghasilkan sebanyak 61.423,06 kilogram (kg) sampah anorganik dan 4.387,31 kg sampah organik.

Sementara untuk wilayah Kecamatan Cakung menghasilkan jumlah sampah sebanyak 15.202,78 kg sampah anorganik dan 847,00 kg sampah organik.

Wahyudi mengatakan kegiatan itu juga diisi dengan edukasi pemilahan sampah untuk diolah kembali, seperti pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos, sedangkan anorganik dijadikan kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.

“Saya perkirakan hanya lima persen apabila sampah DKI Jakarta mencapai 7.000 ton per hari yang bisa ke Bantar Gebang, kalau kita secara masif lakukan pemilahan sampah di warga,” ujar Wahyudi.

Wakil Camat Cakung, Yan Murdiyan, mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan kesadaran warga terkait pengolahan sampah rumah tangga secara mandiri.

Baca juga: Pemprov DKI ingin pengelolaan TPST Bantargebang jadi contoh di G20

“Ini dapat membangkitkan kesadaran warga, dapat melakukan pemilahan sampah mulai dari rumah masing-masing, sehingga sampah-sampah ini bisa kita kendalikan,” ujar Yan Murdiyan.