Pemkot Jaktim tambah enam unit pompa bergerak antisipasi banjir

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menambah enam unit pompa bergerak (mobile) trailer berkapasitas 300 liter per detik untuk mengantisipasi banjir selama musim hujan.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan enam unit pompa itu ditempatkan di Kecamatan Jatinegara, Pulo Gadung, Matraman, Cakung, Duren Sawit dan satu unit di posko Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur.

"Keberadaan enam pompa unit ini diharapkan dapat membantu mengatasi genangan yang ada di enam kecamatan. Karena kita tempatkan di enam kecamatan," kata Muhammad Anwar di Jakarta, Rabu.

Anwar menambahkan sudah melakukan uji coba terhadap pompa air tersebut di Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur yang ternyata juga mampu menyedot lumpur dari dalam air.

Anwar mengatakan kehadiran pompa baru itu diharapkan dapat mengatasi genangan. Sehingga air tidak sampai masuk ke dalam rumah warga.

"Kita juga sudah melatih semua yang ada di wilayah kecamatan. Semua harus mengerti mengoperasikan pompa ini," ujar Anwar.

Sementara itu, Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Wawan Kurniawan, menambahkan pada Desember mendatang juga akan dilakukan pengadaan enam unit pompa mobile lagi dengan kapasitas 300 liter per detik.

Lima unit di antaranya akan ditempatkan di lima kecamatan lainnya di Jakarta Timur.

"Dengan pengadaan pompa mobile ini maka kini ada 18 pompa mobile yang dimiliki dengan kapasitas berbeda-beda. Yakni dua unit berkapasitas masing-masing 1.000 liter per detik. Kemudian empat unit berkapasitas 500 liter per detik dan 12 unit berkapasitas masing-masing 250 liter per detik," kata Wawan.
Baca juga: Pemkot Jaktim kosongkan embung dan waduk sebagai mitigasi banjir
Baca juga: Waduk Wirajasa mampu atasi banjir di Cipinang Melayu
Baca juga: Pemkot Jaktim bagi tiga zona penataan kawasan Kanal Banjir Timur