Pemkot Jaktim target tertibkan lokalisasi Gunung Antang pada Juli

Pemerintah Kota Jakarta Timur dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan penertiban lokalisasi Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur pada Juli 2022.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur terkait penertiban tersebut

"Mudah-mudahan target bulan Juli ini bisa diselesaikan," kata Eva Chairunisa di Jakarta, Kamis.

Eva menambahkan PT KAI juga akan mengirimkan surat pemberitahuan terkait penertiban lokalisasi kepada Pemkot Jakarta Timur.

"Prosedur akan memasuki tahapan sosialisasi langsung (ke warga) dan pengiriman surat pemberitahuan," ujar Eva.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan pihaknya hari ini juga sedang mengadakan rapat bersama PT KAI.

"Hari ini dirapatkan di PT KAI dan mereka akan membuat surat pemberitahuan dalam rangka penataan lokasi," kata Anwar.

Sebelumnya, sekelompok orang bersenjata tajam diduga dari kawasan Gunung Antang menyerang warga di Jalan Kemuning, RT 05/01, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (12/6) malam.

Akibat penyerangan itu, sejumlah warga mengalami lebam akibat pukulan benda tumpul dan dua lainnya luka terkena senjata tajam.

Bahkan sejumlah rumah warga juga rusak akibat penyerangan itu. Warga juga menemukan benda diduga proyektil peluru dari salah satu warung yang dirusak saat penyerangan tersebut terjadi.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap terduga pelaku penyerangan tersebut. Pelaku diringkus petugas di Tambun, Bekasi, pada Jumat (17/6) sekitar pukul 02.15 WIB. Sementara dua pelaku lain masih buron.
Baca juga: Kondisi cagar budaya Jembatan Kereta Terowongan Tiga terbengkalai
Baca juga: Jaktim tunggu undangan KAI soal penertiban lokalisasi Gunung Antang
Baca juga: Pemkot Jaktim dan KAI sepakat soal penertiban lokalisasi Gunung Antang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel