Pemkot Jaktim ubah kolong jembatan layang Kampung Melayu jadi taman

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) mengubah lahan kosong di bawah jembatan layang Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, menjadi taman.

Lurah Kampung Melayu, Angga Herjuno Rakasiwi mengatakan penataan itu harus dilakukan karena di lokasi tersebut kerap dijadikan tempat istirahat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Awalnya banyak PMKS yang tidur di sini, lalu juga banyak PKL (pedagan kaki lima) yang berjualan di sini, dan juga taman di sini tidak tertata dengan baik," kata Angga di Jakarta, Rabu.

Angga menambahkan penataan lahan kosong di bawah jembatan layang Kampung Melayu itu berkolaborasi dengan Kelurahan Bidara Cina.

Sebab lokasi tersebut berada di wilayah perbatasan antara Kelurahan Kampung Melayu dan Kelurahan Bidara Cina.

"Kami berkolaborasi dengan Kelurahan Bidara Cina dan juga sudin-sudin terkait untuk membantu menata kembali kawasan yang tadinya kurang tertata," ujar Angga.

Dia juga mengatakan penataan yang dilakukan itu mulai dari pembuatan taman, penerangan, hingga pengaturan lalu-lintas yang berada di sekitar lokasi tersebut.

“Dengan adanya penataan di sini, tentu juga harapan kami, tempat yang tadinya terlihat kumuh dan kurang baik ke depannya bisa terlihat lebih baik lagi, dan juga tertata dengan baik," tutur Angga.

Penataan dilakukan juga berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dengan target bulan Desember 2022 sudah rampung.

"Tentu saja, ini perlu peran serta seluruh pihak tidak saja dari pihak kelurahan, tapi juga pihak-pihak sudin terkait dan masyarakat untuk membantu untuk menjaga dan merawat tempat ini,” kata Angga.
Baca juga: Petugas gabungan normalisasi Embung Taman Megi Z Jakarta Timur
Baca juga: Pemkot Jaktim ubah lahan kosong bekas PKL jadi taman
Baca juga: Pemkot Jakbar bedah rumah tidak layak huni di kawasan Taman Sari