Pemkot Kupang gelar UKW bagi 30 orang wartawan

Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof Dr Moestopo bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mengelar uji kompetensi wartawan (UKW) bagi 30 orang wartawan.

"Pemerintah Kota Kupang menginginkan agar wartawan di daerah ini memiliki integritas dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kota Kupang bekerjasama dengan SMSI NTT untuk mengelar kegiatan UKW bagi para wartawan terutama yang bertugas di Kota Kupang," kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat membuka secara resmi kegiatan UKW di Kupang, Senin.

Baca juga: Sebanyak 51 wartawan Kalbar ikuti UKW dari Dewan Pers

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang terus membangun kemitraan dengan berbagai media karena media memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di daerah ini.

Wali Kota Jefri Riwu Kore menegaskan UKW bagi para wartawan sangat penting sehingga para wartawan di Kota Kupang memiliki integritas serta kemampuan yang lebih memadai dalam membuat berita berbagai kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang.

"Apabila wartawan memiliki kompeten yang baik sehingga berita-berita yang dipublikasikan menjadi lebih memadai dan tidak membuat berita-berita yang bisa membingungkan publik dan tidak menghakimi," tegasnya.

Baca juga: 54 wartawan ikuti UKW Dewan Pers-ANTARA di Denpasar

Dia berharap wartawan di daerah ini agar selalu mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik dalam melakukan peliputan.

"Pemerintah tentu tidak alergi terhadap kritikan dilakukan wartawan, apabila ada persoalan pembangunan agar dikonfirmasi terlebih dahulu dengan pihak terkait sebelum berita dipublikasikan sehingga ada keseimbangan dalam informasi," tegas Wali Kota Jefri Riwu Kore dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta.

Ia mengungkapkan, kerja sama dengan media sangat diperlukan untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai kerja-kerja pemerintah sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.

Baca juga: Bappenas dukung Dewan Pers memfasilitasi program pelatihan jurnalistik

“Ini bentuk keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat harus tau apa yang dilakukan pemerintah,” kata Jeriko.

Pada momentum kegiatan UKW itu SMSI NTT memberikan penghargaan "Sahabat Pers NTT" kepada Wali Kota Kupang karena memiliki komitmen dalam membangun kerjasama media selama pandemi COVID-19.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Joseph Leonard Kale mengatakan jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti UKW tahun 2022 dilakukan Pemerintah Kota Kupang mencapai 46 orang namun yang diterima untuk mengikuti UKW sebanyak 30 orang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel