Pemkot Madiun anggarkan Rp11,6 miliar untuk perbaikan jalan tahun 2022

Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menganggarkan dana sebesar Rp11,66 miliar di tahun 2022 untuk perbaikan jalan yang menjadi wewenang pengelolaannya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Suwarno mengatakan dana sebesar itu untuk biaya pemeliharaan berkala sebanyak empat paket.

"Tahun 2022 ini ada empat paket pemeliharaan berkala. Dari empat paket tersebut ada puluhan ruas jalan yang masuk pemeliharaan berkala," ujar Suwarno di Madiun, Jumat.

Sejumlah ruas jalan yang dilakukan pemeliharaan berkala di antaranya, ruas Jalan Margobawero Kelurahan Mojorejo, Jalan Aloon-Aloon Utara, Merbabu, Muria, Kolonel Marhadi sekitar jalan Bogowonto, Cokroaminoto, dan Jalan Kaswari. Dan, sisanya masih dalam proses.

"Jalan di kita rata-rata dalam kondisi baik. Kalaupun rusak, kategorinya rusak ringan sampai sedang," kata dia.

Suwarno menambahkan jika ada jalan dengan kategori rusak berat, dipastikan bukan jalan utama. Namun, jalan sawah dan sekitarnya yang memang belum diaspal dan masih berupa jalan tanah. Namun, jumlahnya tidak banyak.

Sesuai data, panjang total jalan kategori rusak berat sekitar 1,3 kilometer. Sebagian besar jalan di sebelah Kali Sono.

"Sedangkan jalan rusak kategori sedang sekitar 26 kilometer. Kebanyakan aspalnya retak atau melembung karena faktor cuaca panas," katanya.

Total panjang jalan di Kota Madiun mencapai sepanjang 433,095 kilometer. Jalan tersebut sebanyak 99 persen di antaranya dalam kondisi baik.

Selain jalan berstatus milik Pemkot Madiun, di Kota Madiun juga banyak terdapat ruas jalan yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Jatim dan nasional.

Adapun sejumlah ruas jalan yang merupakan milik pemerintah pusat dan provinsi di antaranya adalah, Jalan DI Panjaitan, Trunojoyo, Mayjen Sungkono, Urip Sumoharjo, Thamrin, MT Haryono, dan Yos Sudasro.

Jalan-jalan tersebut perbaikannya bukan kewenangan Pemkot Madiun, melainkan kewenangan pemerintah pusat dan provinsi.
Baca juga: Wisata Kuliner KA dan upaya menjadikan Kota Madiun "urban tourism"
Baca juga: Pemkot Madiun anggarkan Rp25 miliar bagi penguatan ekonomi UMKM
Baca juga: Di Madiun, Sandiaga Uno dialog dengan pelaku UMKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel