Pemkot Mojokerto perkuat koperasi sebagai penopang perekonomian

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai salah satu penopang perekonomian agar kembali bangkit di saat pandemi COVID-19.

Pihaknya terus mengkaji beberapa kebijakan terkait pemulihan ekonomi, khususnya bagi koperasi dan usaha mikro yang terdampak pandemi agar ekonomi Kota Mojokerto bisa bangkit kembali.

"Wabah pandemi juga memukul kelangsungan usaha koperasi padahal koperasi berperan penting untuk menyokong pelaku UMKM yang kini berkisar sekitar 64 juta pelaku," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Mojokerto, Minggu.

Saat membuka acara senam bersama dan donor darah dalam rangka peringatan hari jadi ke 103 Kota Mojokerto dan hari jadi ke 74 Koperasi, Ika Puspitsari yang akrab dipanggil Ning Ita ini menyampaikan, hari jadi ke 74 Kota Mojokerto ini, mengusung tema Kota Mojokerto tangguh, bangkit, sejahtera.

"Saat ini persaingan semakin ketat, maka koperasi harus tangguh dan bangkit memikirkan cara bagaimana membangun koperasi supaya tidak kalah dengan yang lain. Sumber daya manusia dan manajemen harus dibenahi. Jika sudah begitu maka pasti koperasi akan semakin kuat dan bisa menyejahterakan anggotanya," tukasnya.

Di Kota Mojokerto terdapat 186 koperasi, terdiri atas 158 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan dan 28 Koperasi Serba Usaha (KSU). Sebanyak 51 koperasi dalam pengawasan khusus, dan 30 koperasi yang sedang dalam pengawasan. Sedangkan jumlah koperasi yang sehat sebanyak 12 koperasi dan cukup sehat 65 koperasi.

"Tahun 2021 kami akan mengentas 80 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) naik status menjadi koperasi. Kita berharap keberadaan mereka ini dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kota Mojokerto yang saat ini sudah mulai kembali bergerak," ujarnya.

Inkubasi wirausaha yang dilakukan oleh Pemkot Mojokerto nantinya juga akan diwadahi oleh koperasi dengan anggota yang memiliki usaha sejenis.

"Tahun 2021 akan berdiri 18 koperasi untuk menampung wirausahawan baru hasil dari program inkubasi wirausaha," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan Peringatan Hari Koperasi ke -74 diperingati dengan menggelar acara senam sehat terbatas, donor darah dan bhakti sosial yang di ikuti oleh anggota gerakan koperasi se Kota Mojokerto.

"Acara di gelar di Rest Area Gunung Gedangan ini sebagai upaya untuk mempromosikan rest area sebelum diluncurkan tanggal 20 Juni nanti," katanya.

Ani mengatakan peringatan hari koperasi ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan ke masyarakat terkait keseriusan Pemkot Mojokerto dalam mendorong pertumbuhan koperasi yang merupakan soko guru perekonomian Indonesia.

Koperasi semakin tumbuh kuat sebagai gerakan ekonomi rakyat, mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, bersaing dan memberikan kontribusi positif dalam ekonomi Kota Mojokerto.

"Koperasi diharapkan semakin tumbuh dan berkembang serta mampu menggerakkan semua bidang usaha, menyerap aspirasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya," tuturnya.
Baca juga: Menkop UKM temui UMKM Bali berbasis Ekraf untuk pemulihan ekonomi
Baca juga: Teten ingin jadikan koperasi kekuatan pemulihan ekonomi saat ini
Baca juga: Teten dorong koperasi go digital saat peringatan Harkopnas ke-73

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel