Pemkot Surakarta siapkan mekanisme pembelajaran tatap muka penuh

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Kota Surakarta menyiapkan mekanisme pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh dengan melakukan percepatan vaksinasi untuk kelompok anak usia 6-11 tahun.

"Untuk PTM Januari masih SOP yang sama, kami kejar terus untuk vaksinasi. Nanti kami lihat dulu (kemungkinan PTM penuh)," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, JawaTengah, Jumat.

Ia mengatakan hingga Kamis (30/12) capaian vaksinasi untuk kelompok usia tersebut sebanyak 29.000 anak dari target awal 57.000 anak.

Baca juga: Pemkot Surakarta lakukan mitigasi menyusul temuan COVID-19 pada PTM

"Saya yakin orang tua murid setuju semua PTM 'full', nanti bertahap, kami lihat dulu," katanya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan langkah mitigasi salah satunya melalui surveilans atau pengamatan PTM dengan tes usap yang diikuti oleh guru serta siswa.

"Kami trial (uji coba) dulu, ada surveilans kalau muncul klaster kami tutup lagi (sekolah). Itu saja," katanya.

Baca juga: Kota Surakarta lakukan "tracing" sebagai buntut munculnya klaster PTM

Ia mengatakan nantinya jika sudah ada izin dari kementerian terkait untuk menyelenggarakan PTM penuh maka Pemkot Surakarta segera melakukannya.

"Kalau dapat izin dari kementerian kami siap saja. Kesiapan di sekolah juga sudah cukup baik. Vaksinasi terus dilakukan, sasaran masih seperti kemarin. Sejauh ini sudah bagus," katanya.

Baca juga: Empat sekolah di Solo-Jateng ditutup akibat terpapar COVID-19

Baca juga: Disdikbud Kaltim rencanakan PTM SMA/SMK penuh mulai Januari 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel