Pemkot Surakarta tingkatkan pengawasan di objek wisata selama Lebaran

Pemerintah Kota Surakarta akan meningkatkan pengawasan di setiap objek wisata selama libur Lebaran menyusul prediksi kenaikan angka kunjungan pada momentum tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta Aryo Widyandoko di Solo, Rabu mengatakan untuk pengawasan tersebut akan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait, di antaranya Satpol PP dan petugas linmas wisata.

"Ketentuannya jelas, protokol kesehatan akan lebih ketat. Pengelola wajib menerapkan pengawasan terkait itu namun juga memberikan sajian yang menghibur masyarakat dan wisatawan. Nanti kami juga koordinasi dengan kepolisian untuk pengawasan lainnya," katanya.

Sementara itu, ada sejumlah kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot Surakarta untuk mengisi libur Lebaran di beberapa objek wisata, di antaranya Bakdan ing Balekambang pada 2-8 Mei dan Bakdan ing TSTJ pada tanggal yang sama.

"Nanti juga ada Bakdan ing Solo di Balai Kota Surakarta pada 7 Mei," katanya.

Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Surakarta Nomor KS.00.23/1519/2022 tentang PPKM Level 2 di Kota Surakarta yang berlaku sejak 19 April-9 Mei 2022 dijelaskan bahwa fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata, museum, lokasi hiburan, dan area publik lainnya tetap diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimum 75 persen dari total kapasitas.

Selain itu, operasional dilakukan dengan penerapan ketat protokol kesehatan serta pendampingan dan menggunakan Peduli Lindungi untuk anak usia 12 tahun ke bawah.

"Dengan demikian masyarakat boleh berwisata. Objek wisata di Solo di antaranya Taman Balekambang, TSTJ, dan museum-museum juga buka," katanya.

Sebelumnya, pada momentum Lebaran tahun ini Polresta Surakarta bersama Kodim 0735 Surakarta menerjunkan sebanyak 788 personel gabungan TNI/Polri untuk pengawalan dan pengamanan Lebaran di Solo.

Penyiagaan dilakukan di sejumlah pos pengamanan dan pos terpadu. Selain itu, aparat dengan senjata lengkap tersebut juga akan diterjunkan di sejumlah lokasi publik termasuk di objek wisata untuk memastikan keamanan para wisatawan.

Baca juga: KRL Yogyakarta-Solo tetap beroperasi, 20 perjalanan pada libur Lebaran

Baca juga: TSTJ targetkan100 ribu pengunjung pada libur Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel