Pemkot Tangerang luncurkan sistem integrasi HT analog-telepon pintar

·Bacaan 1 menit

Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tangerang meluncurkan sistem integrasi radio komunikasi dua arah (handy talky/HT) analog dengan telepon pintar android sebagai alat komunikasi organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu mempermudah menjalankan tugas sehari-hari.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan kebutuhan pelayanan masyarakat saat ini diperlukan kecepatan dalam melakukan koordinasi antar OPD terlebih untuk koordinasi pada saat di lapangan.

"Oleh karena itu, saat ini kita melakukan pengembangan komunikasi jarak jauh yaitu dengan mengintegrasikan HT Analog dengan telepon pintar pribadi," kata Wali Kota Arief usai menghadiri peluncuran sekaligus sosialisasi cara aplikasi telepon pintar terintegrasi dengan HT Analog di Tangerang, Rabu.

Wali Kota Arief berharap pengembangan integrasi digital ini sebagai media komunikasi antar OPD dalam melakukan tugas dan fungsinya dalam melakukan pekerjaan di luar maupun di dalam kantor.

"Saya ingin aplikasi ini dapat mengintegrasikan antara sesama OPD serta petugas lapangan, sebagai langkah percepatan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mulyani menjelaskan teknologi yang Pemkot Tangerang kembangkan ini disebut dengan Voice over Internet Protocol (VoIP).

"VoIP adalah teknologi yang memungkinkan melakukan komunikasi jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet. Diharapkan dengan integrasi HT Analog dengan telepon pintar bisa lebih memudahkan para pegawai Pemkot Tangerang terutama yang di lapangan agar lebih praktis," katanya.

Baca juga: Pembagian rapor di Kota Tangerang melalui E-Rapor
Baca juga: Jatim aplikasikan telepon pintar untuk USBN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel