Pemkot telusuri kasus di bandara terkait dua pegawai positif COVID-19

·Bacaan 1 menit

Dua pegawai di Bandara Soekarno - Hatta Tangerang Banten dan tinggal di wilayah Kota Tangerang diketahui positif COVID-19 dan saat ini Dinas Kesehatan sedang berkoordinasi dengan Angkasa Pura II untuk melakukan penelusuran.

"Kita dapat informasi dua pegawai yang bekerja di Bandara Soetta dan tinggal di Kota Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19. Kini Dinkes sedang berkoordinasi dengan pihak Bandara untuk melakukan penelusuran," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Karawaci, Rabu.

Arief belum mengetahui jenis kasus COVID-19 yang dialami kedua pegawai Bandara Soetta tersebut. "Belum tau itu jenis Omicorn atau Delta. Intinya, positif COVID-19," kata dia.

Kasus itu berdampak pada kluster keluarga yang berjumlah empat orang. Namun, untuk satu pegawai lagi yang merupakan dari Avsec sekarang diisolasi. "Kita sedang kumpulkan data untuk penelusuran," ujarnya.

Baca juga: Kemenhub batasi kedatangan penumpang internasional di Bandara Soetta

Baca juga: Polda Metro temukan empat orang hendak ke Soetta terindikasi COVID-19

Kegiatan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran kasus lebih luas lagi. Dinkes tengah menyiapkan penanganan lebih awal agar penyebaran dapat diantisipasi.

Wali Kota pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jika menemukan adanya gejala maka bisa melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pemkot Tangerang sejak 21 sampai tanggal 30 Desember 2021 telah melakukan tes surveilans dan sudah 4.531 orang yang dites dan hasilnya negatif. Tes dilakukan di beberapa tempat fasilitas publik maupun di fasilitas kesehatan.*

Baca juga: Vaksinasi di Bandara soetta ditargetkan sasar 11.700 orang

Baca juga: Polresta Bandara Soetta luncurkan ATM Masker tekan penyebaran COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel