Pemprov Aceh salurkan bantuan pangan masa panik untuk korban banjir

·Bacaan 1 menit

Dinas Sosial (Dinsos) Aceh menyalurkan bantuan pangan masa panik sebanyak tiga truk untuk korban terdampak banjir di sejumlah daerah di wilayah itu.

"Kami langsung memberikan bantuan berupa pangan, karena memang ini yang mereka butuhkan di awal-awal masa panik, dalam waktu satu hingga tiga hari," kata Kepala Dinsos Aceh Yusrizal, di Banda Aceh, Senin.

Yusrizal mengatakan bantuan masa panik yang telah disalurkan tersebut, masing-masing daerah sebanyak satu truk bahan pangan, yakni ke Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur dan Kota Langsa.

Ia menjelaskan bantuan yang telah disalurkan sejauh ini untuk setiap daerah tersebut berupa air mineral 100 dus, mi instan 280 dus, minyak goreng 50 dus, gula pasir 150 dus, biskuit, kecap, sarden dan sambal, masing-masing 25 dus setiap daerah.

"Keseluruhan ini yang terukur dalam satu truk bantuan pangan, termasuk di situ ada air mineral, mi instan, sarden serta lainnya, dan untuk jenis bantuan yang diberikan itu semuanya sama," ujarnya.

Yusrizal menyampaikan, sebelum musibah banjir datang, pihaknya juga sudah membantu persediaan bantuan ke dinas sosial di daerah, terutama Aceh Utara

"Kami juga sudah dropping ke Aceh Utara sebelum kejadian, namun karena ini cukup luas, kami memberikan dukungan lagi," katanya.

Yusrizal menambahkan dalam waktu dekat pihaknya juga segera turun kembali ke lokasi banjir, termasuk wilayah terdekat ke Aceh Tamiang.

Akibat hujan deras yang melanda sejumlah daerah di Aceh sejak Jumat (31/12/2021) telah mengakibatkan banjir di beberapa kabupaten/kota di Aceh.

Kondisi banjir sampai dengan saat ini telah merendam sejumlah wilayah di Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, hingga Kabupaten Bener Meriah.

Sampai saat ini, puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah tersebut terpaksa mengungsi, dengan jumlah tertinggi di Aceh Utara, yakni 25.032 warga diungsikan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel