Pemprov Bentuk Tim Khusus Penambangan Pasir Besi

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat membentuk tim operasi khusus dan peraturan gubernur tentang penanganan keberadaan penambangan pasir besi di sepanjang kawasan Pantai Selatan Jabar.


"Pada rapat tadi, kita hanya mendengarkan berbagai persoalan dan laporan tentang keberadaan penambangan di Pantai Selatan khususnya di wilayah Tasikmalaya," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, di Bandung, Kamis.


Pertemuan menghasilkan kesimpulan yang akan segera ditindak lanjuti, pertama perlu adanya satu peraturan Gubernur yang mengisi masa transisi juklak/juknis UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara.


Ditemui usai melakukan rapat tertutup antara Pemprov Jawa Barat, Polda Jabar, dan pemerintah kabupaten/kota yang berada di Wilayah Jabar Selatan, di Gedung Sate Bandung Dede Yusuf menyatakan, jika pertambangan pasir besi di wilayah Jabar Selatan melanggar aturan maka segera ditutup.


Menurutnya, kesimpulan kedua dalam rapat tersebut, Pemprov Jabar akan membentuk tim operasi khusus yang bertugas melihat kondisi dilapangan.


Tim ini, kata Dede Yusuf, nantinya akan menindaklanjuti adanya dugaan-dugaan pelanggaran yang saat ini banyak ditemukan dilapangan.


Ia mencontohkan, pelanggaran yang saat ini sudah nampak ialah kerusakan sempadan batas laut di wilayah Pantai Selatan Jawa Barat.


"Jika dilihat dari beberapa aturan, kita melihat ada banyak aturan yang dilanggar. Karenanya, dalam pertemuan tadi, kita undang Polda Jabar yang langsung dihadiri Dir Krimsus. Jika memang tim operasi menemukan ada pelanggaran, tentu akan kita tindak tegas dengan melakukan penutupan operasi tambang," ujarnya.


Dalam kesempatan itu Wagub Jabar mengaku, keberadaan tambang pasir besi di sepanjang wilayah Pantai Selatan Jawa Barat ini masih dianggap masih kurang memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Ia mencontohkan, PAD dari tambang pasir besi untuk Kabupaten Tasikmalaya saja hanya sebesar Rp400 juta per tahun.


"PAD yang masuk ke kas daerah sangat kecil jika dibandingkan dengan kerusakan yang ditimbulkan," ujar Dede Yusuf.


Ketika ditanya kapan tim operasi tersebut akan diturunkan, Wagub Jabar menyatakan setelah terbentuk, tim secepatnya akan diturunkan.


"Insya Allah secepatnya, yang jelas tim ini akan melibatkan kepolisian, dan pemda setempat. Kita sedang rumuskan struktur timnya," ujarnya.



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.