Pemprov DKI Jakarta Akan Segera Tambah Lokasi Vaksinasi Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, pihaknya akan terus menambah jumlah tenaga kesehatan hingga lokasi vaksinasi Covid-19 di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mempercepat program vaksinasi.

"Tentu untuk percepatan dosis dua, kita akan menambah terus, tambah tenaga kesehatan dan juga menambah lagi sentra-sentra vaksin," kata Riza di kawasan Jakarta Timur, Rabu (4/8/2021).

Menurut dia, DKI Jakarta telah memberikan vaksinasi sebanyak 7,8 juta dosis pertama dan 2,6 juta untuk dosis kedua. Riza menyebut pihaknya tidak melakukan pembatasan untuk vaksinasi.

Sebab secara data, 30 persen penerima vaksinasi di Jalan merupakan warga KTP non Jakarta.

Karenanya, politikus Gerindra ini menghimbau agar warganya segera melakukan vaksinasi Covid-19. Jika belum, segera mendaftar melalui aplikasi JAKI.

"Kami minta dalam kesempatan ini untuk warga yang belum mendapatkan vaksin segera daftarkan melalui aplikasi JAKI," jelas Riza.

Sertifikat Vaksin

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa bukti vaksinasi Covid-19 akan menjadi salah satu syarat dalam pelonggaran kegiatan di Ibu) Kota.

"Kami memutuskan, vaksin menjadi bagian dari tahapan untuk kegiatan di masyarakat, baik kegiatan ekonomi, keagamaan, sosial, budaya di Jakarta," kata Anies dalam YouTube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Kata dia, dengan begitu nantinya para pelaku usaha yang akan berkegiatan harus dapat menunjukkan bukti vaksinasi. Pembukaan usaha dalam berbagai sektor akan dilakukan secara bertahap.

"Jadi nanti tahapan pembukaan diiringi dengan keharusan untuk melakukan vaksinasi pada semua pelakunya, baik yang bekerja di tempat itu, maupun yang berkunjung, maupun customer dan lain-lain," papar Anies.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel