Pemprov DKI Jakarta gelar kerja bakti di Kali Ciliwung

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar kerja bakti melibatkan masyarakat dibantu personel gabungan Kostrad, Kopassus, Marinir, dan Brimob, di Sungai Ciliwung wilayah Tugu Tani hingga Masjid Istiqlal.

"Jakarta merupakan kota kolaborasi yang selalu menyiapkan ruang bagi masyarakat dalam pembangunan tata kota untuk penataan aliran sungai Ciliwung yang dilakukan saat ini dengan kerja bakti bersama personel gabungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, Kamis.

Asep mengatakan sungai Ciliwung menghadapi beberapa tantangan dan permasalahan.

"Dalam perkembangannya, sungai Ciliwung juga menghadapi banyak tantangan beberapa diantaranya yaitu penurunan kapasitas pengaliran akibat penyempitan sungai, sedimentasi, penurunan kualitas air sungai akibat pencemaran limbah rumah tangga, dan peningkatan volume sampah yang terbawa oleh aliran yang berpotensi menyebabkan banjir di Provinsi DKI Jakarta," lanjutnya.

Ia mengungkapkan, berbagai usaha dalam mengembalikan fungsi ekosistem yang berkelanjutan harus dilakukan.

"Saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya penanganan sampah di sepanjang aliran sungai Ciliwung yang melintas di DKI Jakarta," ungkapnya.

Asep juga mengatakan, kerja bakti gabungan kali ini terdapat 56 titik penanganan yang diperkuat 11 titik sekatan kubus apung dan 10 unit alat berat tersebar disepanjang aliran sungai serta ditangani oleh 182 petugas kebersihan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus melakukan berbagai upaya penanganan sampah di sepanjang aliran Sungai Ciliwung yang melintas di DKI Jakarta untuk mengembalikan fungsi ekosistem Sungai Ciliwung yang berkelanjutan,” ucapnya.

Selain itu, ada juga usaha untuk mempertahankan sungai Ciliwung sebagai air bersih melalui sosialisasi dan pemberian sanksi dalam penanganan sampah.

Asep mengatakan terdapat lima titik lokasi kerja bakti yakni Korps Marinir TNI, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, dan Masjid Istiqlal.

Adapun, 1.000 personel gabungan yang dikerahkan dalam kerja bakti bersama Kostrad, Kopassus, Marinir, dan Brimob bertugas mulai dari Sungai Ciliwung wilayah Tugu Tani membentang hingga Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Baca juga: Pj Gubernur yakin bendungan aliran Ciliwung kurangi banjir di Jakarta
Baca juga: Pemprov DKI usul anggaran normalisasi Sungai Ciliwung Rp700 miliar
Baca juga: Jaktim targetkan pembangunan dua saringan sampah selesai Desember 2022