Pemprov DKI: "Pangan Bersubsidi" guna stabilkan harga telur ayam

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan program "Pangan Bersubsidi untuk Masyarakat Tertentu" menjadi salah satu cara untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan termasuk telur ayam ras.

"Salah satunya melalui Program Pangan Bersubsidi untuk Masyarakat Tertentu. Komoditas yang disediakan di antaranya telur ayam ras," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati saat ditemui di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin.

Baca juga: DKI salurkan pangan bersubsidi ke 880 warga Lenteng Agung

Menurut Eli, harga telur ayam ras bila dibandingkan antara harga rata-rata pekan pertama September 2022 dengan pekan keempat Agustus 2022 mengalami penurunan harga sebesar 2,38 persen atau sebesar Rp742.

Adapun dari pihak Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan Program Pangan Bersubsidi ini dengan memberikan kepada satu juta orang penerima manfaat dengan memperoleh telur ayam ras seharga Rp10.000 per tray isi 15 butir.

"Telur dapat diperoleh di 312 lokasi distribusi baik di daratan dan kepulauan yang ada di Jakarta," tuturnya.

Baca juga: Stok pangan bersubsidi selalu tersedia di Pasar Slipi

Berdasarkan laman Informasi Pangan Jakarta (IPJ), per Senin (12/9) ini harga telur ayam menyentuh angka Rp29.250 per kilogram dengan harga naik Rp186.

Kemudian, beberapa komoditas pangan juga turut naik, seperti bawang putih jadi Rp31.260 /kg, kentang Rp15.652 /kg, tomat buah Rp13.043 /kg, kelapa kupas Rp9.755 /kg, semangka Rp10.824 /kg, jeruk medan Rp27.157 /kg, daging sapi has (bagian belakang) Rp148.068 /kg, daging sapi murni (semur) Rp143.804 /kg, daging kambing Rp143.035 /kg, ikan bandeng (sedang) Rp41.024 /kg, ikan lele Rp26.894 /kg, susu kental enak 200gr Rp10.526 /kaleng, dan margarin sachet Rp10.445 /kg.

Selanjutnya, beras yang turut naik yakni beras IR. I (IR 64) jadi Rp11.550 /kg, beras IR. II (IR 64) Ramos jadi Rp10.700 /kg, dan beras IR 42/Pera jadi Rp12.064 /kg.

Baca juga: Telur jadi favorit peserta Program Pangan Bersubsidi di Jakarta Utara