Pemprov Jabar Paparkan Persiapan Penjemputan Jenazah Eril

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemprov Jawa Barat melakukan sejumlah persiapan jelang kepulangan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz (Eril). Eril akan dimakamkan di daerah Cimaung, Kabupaten Bandung pada Senin (13/6).

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) yang mendapat mandat sebagai Juru Bicara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya memastikan proses pemulasaran jenazah sudah dilakukan di Swiss sesuai dengan syariat islam.

Ridwan Kamil dan keluarga beserta jenazah dijadwalkan berangkat dari Swiss pada Sabtu (11/6) dan tiba di Indonesia pada Minggu (12/6).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan proses penjemputan di bandara Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Ya kesiapannya yang pertama, tentunya di bandara. Bandara itu disiapkan kita koordinasi dengan Kemendagri kemudian dengan pihak bandara," kata dia, Jumat (10/6).

"Kemudian bagaimana kesiapan kalau misal disemayamkan di sini (Gedung Pakuan). Kemudian juga di lokasi pemakaman itu juga kami siapkan," ujar Wahyu melanjutkan.

Pihaknya juga menyampaikan, lokasi pemakaman Eril tidak bisa menampung masyarakat dalam jumlah besar. Oleh karena itu, Pemprov Jabar akan menyiapkan skema pengamanan agar semua prosesi berjalan kondusif.

"Nah sehingga kalau misal ada pengaturan-pengaturan di sana kami juga mohon maaf dari awal karena kita ingin keluarga nyaman, masyarakat di sana juga nyaman, keluarga yang hadir juga nyaman. Jadi mohon maaf ada beberapa pengaturan pada kondisi di lokasi," terang Wahyu.

Sebelumnya, Jasad Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang tenggelam di Sungai Aare, Kota Bern Swiss ditemukan. Eril ditemukan oleh penjaga pintu bendungan di sekitar Bendungan Engehalde.

Penemuan jenazah Eril setelah polisi setempat mendapat laporan bahwa ada seorang pria tak bernyawa di Bendungan Engehalde di Bern. Polisi menyatakan bahwa jasad ditemukan merupakan Eril dari tes DNA jenazah tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan pada Rabu pihaknya mendapat informasi dari kepolisian mengenai penemuan jasad yang diduga Emmeril di Sungai Bern pada pukul 6.50 waktu Swiss atau 11.50 WIB.

Jarak ditemukan jasad Eril dengan lokasi almarhum pertama kali hilang cukup jauh. Tepatnya 5,1 Km jika kita ukur dari googlemaps. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel