Pemprov Jateng sediakan 1.000 paket pangan murah untuk warga Kudus

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket kebutuhan pokok, Kamis.

Kegiatan bazar pangan murah digelar di GOR Wergu Kudus dengan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Mawar Anggraeni.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng Dyah Lukisari di Kudus, acara ini merupakan salah satu upaya membantu masyarakat mengakses pangan lebih murah, karena dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak bisa dipungkiri berdampak pada harga pangan mulai merangkak naik.

"Makanya sebanyak mungkin melakukan bazar pangan murah dan operasi pasar di Jateng supaya masyarakat bisa mengakses pangan murah. Sedangkan hari ini (8/9) menyasar Kota Kudus dengan menyiapkan 1.000 paket," ujarnya.

Baca juga: Kementerian BUMN sediakan 4.000 paket sembako murah di Cirebon

Baca juga: BUMN gelar pasar murah di Palopo, tawarkan 3.000 paket sembako

Tujuannya untuk menjaga kestabilan harga 11 komoditas, antara lain beras, jagung, bawang merah/putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau/ayam, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng. Oleh sebab itu, gabungan kelompok tani penghasil komoditas tersebut bisa mendapat subsidi untuk pendistribusian.

"Kami tekan inflasi di Jateng agar bisa di bawah lima persen. Kami juga memantau stabilitas harga komoditas 11 komoditas pangan. Selain itu kami juga intens mengenalkan pangan lokal untuk masyarakat," jelasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Mawar Anggraeni berterima kasih karena dengan adanya bazar pangan murah tentunya membantu meringankan masyarakat, khususnya yang kurang mampu supaya bisa mendapat harga pangan yang relatif di bawah harga pasar.

Ia juga mengapresiasi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng yang telah mendukung sepenuhnya penyelenggaraan bazar. Sebanyak 1.000 paket pangan murah hasil subsidi telah habis dibeli masyarakat yang sudah berdatangan sejak pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Presiden Jokowi bagikan bansos sambil pantau harga di Pasar Peterongan

Baca juga: Mensos: Bansos bisa diteruskan ke ahli waris

Penjualan paket murah tersebut, sebagian ada yang dijual melalui gerai yang disediakan di GOR Wergu Kudus dan sebagian dijual melalui masing-masing kecamatan yang diberi alokasi 50 paket agar merata.

Dari setiap paket pangan murah tersebut, dijual dengan harga Rp50.000 yang di dalamnya berisi beras 2 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, bawang 1/4 kilogram, dan paket sayuran.

Siti (60), salah satu warga mengaku antre mendapatkan kupon pembelian paket murah sejak pukul 07.30 WIB, mengingat harga jual komoditas yang ditawarkan memang lebih mudah dibanding harga pasaran.

Selain itu, kata dia, di beberapa gerai juga tersedia sejumlah produk kebutuhan pangan yang juga dijual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Mulai dari bawang putih, sayur, buah, beras, minyak goreng, aneka olahan ikan, hingga gas elpiji 3 kg.

Baca juga: Warga Kota Tangerang mulai menerima BLT BBM dan sembako

Baca juga: Gibran: Ada penambahan jumlah penerima BLT BBM

Baca juga: Ekonom minta pemerintah awasi ketat penyaluran bansos BBM