Pemprov Kalsel Disarankan Lebih Proaktif Dapatkan MP3EI

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan disarankan agar lebih proaktif untuk mendapatkan proyek-proyek atau investasi dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

"Kalau Kalsel mau cepat lebih maju lagi, maka Pemprovnya harus lebih proaktif pula dalam hal MP3EI," saran Gusti Perdana Kesuma, anggota Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD provinsi setempat, di Banjarmasin, Sabtu.

Menurut politisi muda Partai Golkar itu, Pemprov Kalsel sudah relatif berhasil dalam mendapatkan MP3EI, namum masih perlu upaya peningkatan lagi, tak cukup cuma seperti selama ini.

"Proyek-proyek atau investasi terkait MP3EI itu, baik yang berasal dari pemerintah maupun swasta serta melalui bantuan luar negeri," lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode tersebut.

"Kita berharap, dengan semakin banyak proyek-proyek atau investasi terkait MP3EI, tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kalsel makin meningkat pula," demikian Gusti Perdana.

Pendapat senada dari rekannya satu komisi Hermansyah asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), seraya menambahkan, agar Pemprovnya memberikan berbagai kemudahan, sehingga orang tertarik berinvestasi di Kalsel.

Selain itu, Pemprov Kalsel harus memberikan jaminan kepastian hukum atas investasi di daerahnya, saran anggota DPRD provinsi tersebut.

Begitu pula jaminan keamanan menjadi salah satu pertimbangan bagi investor untuk berinvestasi, dan hal itu juga hendaknya menjadi perhatian Pemprov Kalsel bersama aparat/instansi terkait, demikian Hermansyah.

Di Kalsel yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa, terdapat sejumlah proyek atau investasi terhadap MP3EI, antara lain berupa pabrik besi baja.

Selain itu, Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam di Kabupaten Tanah Laut, yang merupakan proyek pemerintah, serta powerplan PLTU di muara tambang batu bara Kabupaten Tabalong, milik swasta.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.