Pemprov Kepri kucurkan Rp9,8 miliar percantik Kota Lama Tanjungpinang

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengucurkan anggaran Rp9,8 miliar untuk mempercantik kawasan Kota Lama Tanjungpinang di Jalan Merdeka agar lebih menarik sehingga banyak yang datang ke kawasan itu.

"Kita ingin Kota Lama Tanjungpinang ini makin 'bedelau' atau bagus sebagai ruang tamunya Provinsi Kepri," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Sabtu.

Ansar menyebutkan Tanjungpinang adalah Ibu Kota Provinsi Kepri maka sudah seharusnya tampil cantik dan memiliki daya tarik yang ikonik sehingga siapapun yang datang akan merasa nyaman.

Baca juga: 10 pasang pengantin ikut nikah massal di Tanjungpinang

Ia bercerita dulu Tanjungpinang pernah menjadi Ibu Kota Provinsi Riau, sebelum akhirnya pindah ke Pekanbaru. Penyebab perpindahannya, selain rentang kendalinya terlalu jauh, juga karena infrastrukturnya yang belum memadai.

"Sekarang Tanjungpinang adalah Ibu Kota Provinsi Kepri maka kita harus menjaga kota tua ini. Caranya selain berbagai infrastruktur dilengkapi, juga tampilannya harus dipercantik," ucap Gubernur.

Ansar menegaskan Pemprov Kepri telah menunjuk konsultan profesional untuk mengerjakan proyek terkait Kota Lama Tanjungpinang.

Baca juga: Kepri tetap laksanakan BIAN meski Presiden batal ke Tanjungpinang

Menurutnya, konsultan tersebut yang memoles kota lama, seperti mengecat ulang ruko (rumah dan toko) di lokasi tersebut sesuai warna yang tepat dan menarik perhatian masyarakat.

"Alhamdulillah, proyek mempercantik Kota Lama Jalan Merdeka ini sekarang sedang berjalan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat, terutama para pemilik ruko dan pengguna jalan atas dukungannya," ucap Ansar.

Ansar optimis akhir tahun 2022 ini Tanjungpinang akan makin cantik dan menarik. Ia juga menegaskan bahwa proyek tersebut turut melibatkan pekerja lokal.

Kini ruko-ruko di Jalan Merdeka yang bangunannya rata-rata sudah lama dan tua itu tampak memiliki wajah baru, karena mulai dicat ulang dengan aneka warna, ada kuning, merah jambu, biru, hijau, oranye hingga ungu.

Baca juga: Pemerintah canangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Tanjungpinang

Baca juga: Satgas: Satu kasus baru COVID-19 muncul di Tanjungpinang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel