Pemprov Lampung minta calon jamaah haji jaga kesehatan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminta kepada calon jamaah haji di daerahnya untuk tetap menjaga kesehatan dalam proses keberangkatan haji tahun 2022.

"Diharapkan calon jamaah haji dapat menjaga kesehatan, jangan sampai saat hendak berangkat bermasalah," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan, di Bandarlampung, Senin.

Dia mengatakan untuk menjaga kesehatan para calon jamaah yang berasal dari sejumlah daerah yang cukup jauh, diminta untuk melakukan tes cepat antigen sebelum kedatangan menuju Asrama Haji.

"Untuk kabupaten yang cukup jauh seperti Pesisir Barat, Lampung Barat, Mesuji, Waykanan untuk melakukan tes cepat antigen di tempat sehari sebelumnya. Ini dilakukan untuk menjaga agar kesehatan semua jamaah terjaga, sebelum melakukan tes PCR disini untuk berangkat," katanya.

Baca juga: Dokter: Batasi konsumsi makanan asin bagi calon haji dengan hipertensi

Baca juga: Jawa Tengah siapkan 75 petugas haji daerah

Selain itu perlu pula bantuan dari petugas yang ada untuk membantu jamaah dalam melakukan registrasi dalam aplikasi PeduliLindungi.

"PCR hanya bisa dilakukan di RSUDAM dan Labkesda, selain itu yang penting juga melakukan registrasi di aplikasi PeduliLindungi yang terintegrasi secara internasional agar tidak ada hambatan," ucapnya.

Menurutnya, kesehatan dan kesiapan calon jamaah haji dalam proses keberangkatan jadi hal penting untuk membantu terlaksananya kegiatan ibadah haji 2022 berjalan lancar.

"Tanggal 5 Juni, calon jamaah sudah masuk Asrama Haji, lalu tanggal 6 Juni berangkat. Dengan waktu yang tinggal beberapa hari ini perlu bantuan semua pihak agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.*

Baca juga: Kemenag Lampung susun jadwal kloter keberangkatan haji 2022

Baca juga: Hindari dehirasi, Promkes PPIH anjurkan calhaj Riau rutin minum air

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel