Pemprov Sulteng gandeng LKBN ANTARA promosikan potensi daerah

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggandeng LKBN ANTARA untuk mempromosikan potensi daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Sulteng terdapat 13 kabupaten dan kota memiliki banyak potensi daerah yang bisa dikembangkan untuk menarikan investor," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sulteng, Rudy Dewanto di sela-sela penandatangan nota kesepahaman di Wisma ANTARA, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan Sulteng saat ini sedang dipersiapkan menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan, sehingga dibutuhkan investasi yang besar untuk memaksimalkan pengelolaan potensi yang ada.

Menurut dia, ANTARA sebagai satu-satunya kantor berita Indonesia, memiliki jaringan luas, bukan hanya nasional tetapi internasional.

Kata dia, pemaparan CEO Antara Digital Media telah memberikan gambaran produk-produk apa nantinya yang bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama.

"Selain pemasangan Videotron dalam dan luar ruangan, ada juga program peningkatan kapasitas untuk humas dan beberapa produk digital lainnya," jelas Rudi.

Sebagai bentuk keseriusan kata Rudi, Pemprov Sulteng juga mengajak beberapa perwakilan kepala daerah yakni Wakil Wali Kota Palu, Wakil Bupati Morowali, Sekretaris Daerah Morowali Utara dan Kepala Dinas Kominfo Sulteng.

Sementara itu, CEO Antara Digital Media, Darmadi mengatakan Kantor berita ANTARA yang didirikan sejak Tahun 1937 dan ikut memperjuangkan Kemerdekaan RI, dimana saat ini LKBN Antara sudah memiliki Kantor Perwakilan untuk seluruh provinsi di Indonesia.

"LKBN Antara sudah melakukan kerjasama dengan Pemda memasang 600 TV Videotron dan 5.000 TV Indor guna mewujudkan publikasi kegiatan pemerintah," jelas Darmadi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel