Pemprov Sumbar Adopsi Platform Perdagangan Elektronik

·Bacaan 1 menit

VIVA – Demi mengutamakan belanja dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengadaptasi pemanfaatan platform perdagangan elektronik Mbizmarket.

Platform ini bisa meningkatkan efektivitas dan efiesiensi dalam pengadaan dan belanja barang dan jasa, di lingkungan pemerintahan.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh CEO Mbizmarket, Rizal Paramarta dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

“Kami berharap dapat merangkul sebanyak-banyaknya UMKM di Sumatera Barat, untuk bergabung sebagai merchant,” ujar Rizal melalui keterangan resmi, dikutip Kamis 3 Juni 2021.

Rizal menjelaskan, selain menghadirkan infrastruktur teknis dan dalam jaringan atau online, Mbizmarket pun siap membantu pertumbuhan UMKM di wilayah Provinsi Sumbar.

Para pelaku UMKM akan diberikan akses pasar, untuk menjadi penyedia kebutuhan belanja barang/jasa pemerintah dan menjangkau prospek pembeli, baik dari kalangan pemerintah maupun swasta nasional.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan paket-paket belanja langsung bisa menjadi lebih terkelola lagi, sehingga setiap belanja pemerintah akan lebih efektif, akuntabel dan transparan.

Selain Sumbar, platform yang sama juga sudah diadopsi oleh Pemprov Jawa Barat, dilanjutkan kemudian oleh Pemprov Bali, Pemprov Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Tabalong (Kalimantan Selatan), Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemprov Jawa Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya (Kalimantan Tengah), serta Pemprov Riau.

Mbizmarket selama satu tahun terakhir telah merekrut dan memberikan akses dan pelatihan kepada ribuan UMKM di sembilan provinsi dan lebih dari 30 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia.

Mereka juga telah menjadi mitra Bela Pengadaan, program yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah untuk mendukung Program UMK Go Digital.