Pemprov Sumsel siapkan lelang Proyek Jembatan Musi VI

Agus Salim

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dokumen lelang proyek penyelesaian pembangunan Jembatan Musi VI Palembang yang ditargetkan dapat beroperasi pada 2020.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga-Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Darma Budhy di Palembang, Minggu, mengatakan jika proses lelang berjalan sesuai rencana maka pada awal Mei 2020 dapat dilakukan penandatanganan kontrak untuk pekerjaan fisiknya.

Baca juga: Jembatan Musi II Palembang ditutup selama 2 pekan akibat baut lepas

“Tahun ini pemprov sudah anggarkan Rp85 miliar, dengan harapan bisa selesai sesuai target,” kata dia.

Sejauh ini, pekerjaan fisik jembatan yang menghubungkan sisi hulu dan hilir Kota Palembang itu sudah mencapai 84 persen atau menyisakan 16 persen.

Pekerjaan yang tersisa di antaranya pembangunan dua bentang jembatan di sisi ulu, yang mana masing-masing bentang panjangnya mencapai 40 meter. Kemudian pembanguan oprit (timbunan tanah) sejauh 100 meter.

Baca juga: Legislator: jembatan Musi VI akan rampung 2020

Sementara di sisi ilir, tinggal pembangunan oprit sepanjang 115 meter. Selain itu, pada sisi Ilir dibangun juga frontage atau jalan samping yang merupakan persimpangan di Jalan Ki Gede Ing Suro dan Pebem.

"Frontage ini dibutuhkan untuk kelancaran kendaraan baik yang akan naik ke jembatan maupun yang turun," kata dia.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan Jembatan Musi VI Palembang beroperasi pada 2020 karena sudah mendapatkan alokasi dana APBD senilai Rp85 miliar.

Jembatan Musi VI Palembang mulai dibangun sejak 2017 dengan kebutuhan dana Rp500 miliar.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pekerjaan fisik hingga pembebasan lahan.

Pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2019, pemprov telah menyelesaikan pemasangan balok grider dan pengecoran empat segmen lantai jembatan dengan menggunakan anggaran Rp10,4 miliar.

Baca juga: Kementerian PUPR bakal bedah 4.000 rumah di Sumsel pada 2020