Pemuda di Makassar Tiba-Tiba Dikeroyok 4 Mahasiswa Depan UNM, Ini Kronologinya

Merdeka.com - Merdeka.com - Nasib sial dialami pemuda bernama Taufik. Dia menjadi korban penganiayaan saat hendak membeli makanan di depan Universitas Negeri Makassar (UNM) Jalan Mallengkeri, Parangtambung. Polisi telah menangkap empat orang pelaku penganiayaan yang masih berstatus mahasiswa.

Kepala Unit Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Komisaris Dharma Negara mengatakan pihaknya mengamankan empat orang mahasiswa yang melakukan pengeroyokan terhadap Taufik. Adapun empat pelaku penganiayaan yakni R (20), FZ(20), AG (20), dan DM (20).

"Waktu anggota melintas di TKP melihat para pelaku membuat keributan serta pengeroyokan terhadap seseorang pemuda di depan kampus UNM Parangtambung. Saat itu pula anggota mengamankan 4 mahasiswa tersebut," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (7/11).

Saat diinterogasi, keempat pelaku mengakui mengeroyok korban. Hanya saja, motif pengeroyokan masih di dalami oleh Polsek Tamalate.

"Setelah kita amankan dan interogasi, empat pelaku ini kita serahkan ke pihak Polsek Tamalate guna penyidikan lebih lanjut," bebernya.

Kronologi kejadian berawal pada saat korban berboncengan dengan temannya hendak membeli makanan dekat tempat tinggalnya. Saat di perjalanan, korban sempat curiga ada dua motor yang menguntit.

"Korban yang sempat melihat keempat pelaku yang menggunakan dua motor melalui kaca spionnya. Para pelaku menguntit korban dan sempat memanggil," sebutnya.

Saat berada di depan Kampus UNM, para pelaku ini langsung memepet korban. Pelaku bahkan menendang motor korban hingga terjatuh.

"Saat korban terjatuh dari motornya itu, pelaku langsung menganiaya bersama-sama," kata dia.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala serta keseleo pada jari tangan kiri. Korban mengadukan kejadian pengeroyokan ke Polsek Tamalate.

bahwa pelaku yang sekitar 2 motor berboncengan mengikuti korban dari arah belakang dan pelaku sempat memanggil korban namun di sekitar jalan Kampus UNM parang tambung pelaku di pepet/dicegat oleh pelaku serta menendang motor korban dan kemudian tanpa alasan yang jelas pelaku secara bersama-sama menganiaya korban dengan cara memukul serta menendang korban. Akibatnya korban

"Barang bukti diamankan 4 unit handphone dan dua motor milik pelaku," ucapnya. [ray]