Pemuda India Salahgunakan Kondom untuk Teler

Merdeka.com - Merdeka.com - Kondom beraneka rasa disalahgunakan pemuda di Durgapur, West Bengal, India, untuk teler. Penyalahgunaan kondom ini dilaporkan media lokal India, News 18.

"Awalnya, tiga sampai empat bungkus kondom terjual setiap hari. Dan sekarang berbungkus-bungkus kondom habis di satu toko," kata seorang penjaga apotek yang dikutip News 18.

Ketika kondom berperasa itu direndam dalam air panas, kandungan polyurethane dari kondom itu larut atau terlepas, yang menghasilkan koktail yang bisa membuat orang teler selama 10 sampai 12 jam, menurut laporan Vice, dikutip dari South China Morning Post, Senin (1/8).

Polyurethane adalah zat plastik yang digunakan sehar-hari sebagai bahan untuk pembuatan onderdil mobil, isolasi, dan lem.

Kondom biasanya direndam dalam air selama enam sampai delapan jam sebelum diminum. Hal ini bisa menyebabkan kecanduan, menurut seorang pegawai di Rumah Sakit Durgapur Divisional, Dheeman Mandal kepada News 18.

"Kondom mengandung senyawa aromatik. Itu terurai menjadi alkohol dan bikin ketagihan. Senyawa aromatik ini juga ditemukan dalam lem dendrit. Sangat banyak orang menggunakan dendrit yang juga membuat ketagihan," jelasnya.

"Meminum cairan ini bisa menyebabkan keracunan dan kecanduan. Jika dikonsumsi berulang kali, akan berdampak negatif pada paru-paru dan ginjal, juga merusak sistem syaraf tubuh," jelas ahli penyakit dalam Rumah Sakit Fortis Kolkata, Joydeep Ghosh, kepada Vice.

"Penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan kelainan mental, termasuk perilaku kekerasan, tidak sadar, dan (dalam kasus tertentu) bahkan kematian," kata Sanjith Sadeedharan dari Rumah Sakti SL Raheja di Mumbai. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel