Pemuda Sukses Bikin Simulator Jet Tempur, Kaget Liat Harganya

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Aktivitas di luar ruangan kini sangat tidak disarankan di tengah masa pandemi COVID-19. Sedangkan rasa bosan dan jenuh terkadang datang menghampiri di saat semua pekerjaan atau tugas sudah terselesaikan.

Nah, tentunya dengan bermain game bisa menghilangkan rasa bosan, melepas penat, mengisi waktu luang, dan menyenangkan hati. Seperti yang dilakukan Tony Albert. Ia berhasil membangun simulator jet tempur F/A-18C Hornet Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) dengan biaya US$2 ribu atau Rp29 juta saja.

Simulator penerbangan virtual reality (VR) yang terdiri dari sistem USB HOTAS Thrustmaster, pedal kemudi CH Pro, satu set panel tombol Thrustmaster MFD, dan headset HP Reverb G2 VR. Begitu headset terpasang di telinga, pengguna akan merasa seperti benar-benar berada di dalam kokpit jet tempur F/A-18C Hornet lewat DCS World.

Albert mengaku sejak kecil sudah terpesona dengan jet tempur dan bercita-cita bisa menerbangkan pesawat tersebut suatu waktu nanti. Bukan itu saja. Ia juga menggunakannya untuk memainkan Microsoft Flight Simulator, IL-2 Sturmovik, dan terkadang digunakan dengan roda kemudi USB untuk DiRT Rally 2.0.

Mengutip situs Techeblog, Selasa, 27 April 2021, Albert mengatakan mulai bermain simulator penerbangan semenjak dini, atau dimulai dengan Falcon 3.0 di MS-DOS pada pertengahan 1990-an. Videonya yang sedang mengemudikan jet tempur F/A-18C Hornet diunggah di saluran YouTube ViralHog.

Video berdurasi 15 detik itu telah dilihat 31.171 kali. "Ini adalah cara saya memainkan simulator penerbangan. Saya mulai bermain simulator penerbangan sejak kecil, dengan Falcon 3.0 di MS-DOS pada pertengahan tahun 1990. Sungguh luar biasa kecepatan inovasi teknologi," kata Albert.