Pemuda Tajir Melintir di Malang Blakblakan Kondisi Tubuh usai Divaksin

Mohammad Arief Hidayat, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVAKota Malang merampungkan vaksinasi COVID-19 secara simbolis tahap awal untuk 12 tokoh di gedung Mini Blok Office, Balai Kota Malang, Kamis, 28 Januari 2021. Satu dari 12 tokoh itu adalah crazy rich alias pemuda tajir melintir pengusaha otobus Juragan 99 Trans, Gilang Widya Pramana.

Gilang dengan percaya diri menjadi perwakilan kalangan milenial Kota Malang yang disuntik vaksin COVID-19 buatan perusahaan biofarmasi Sinovac. Dengan pengikut 454 ribu akun di media sosial Instagram, Gilang diharapkan mampu menepis keraguan masyarakat dalam proses vaksinasi. Usai disuntik dia hanya merasakan nyeri di bagian tangan yang disuntik.

"Saya kan perwakilan milenial untuk membuktikan divaksin aman baik-baik aja. Buat milenial, jangan takut untuk divaksin agar imun normal, ekonomi normal, kembali beraktivitas seperti dulu. Vaksinnya aman, cuma tadi sedikit kemeng (nyeri; pegal) usai disuntik," kata Gilang.

Baca: 30 Persen Rakyat Indonesia Masih Ragukan Keamanan Vaksin COVID-19

Nama Gilang sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Selain sebagai pemilik perusahaan otobus Juragan 99 Trans, dia juga bos dari produk kecantikan MS Glow.

Dia baru saja membeli jet pribadi Cessna Citation Latitude. Untuk mendapatkan pesawat itu hanya dibutuhkan waktu empat bulan. Pesawat pribadi yang memiliki fasilitas mewah itu keluaran terbaru dan masih satu-satunya yang ada di Indonesia.

Gilang mengaku lega setelah disuntik vaksin, karena selain mendapatkan surat keterangan telah menerima vaksin, dia merasa sedikit lebih leluasa untuk bepergian. “Apalagi saya kan sering terbang dari daerah satu ke daerah lain. Jadi sekarang tidak perlu rapid test lagi kalau mau terbang,” tuturnya.

Dia mengingatkan lagi kepada masyarakat, terutama kalangan milenial, agar tidak takut untuk disuntik vaksin COVID-19. Gilang telah membuktikan bahwa dia baik-baik saja, tak ada gangguan kesehatan apa pun, setelah disuntik vaksin.

Sederet tokoh lain di Kota Malang yang disuntik vaksin, di antaranya Ketua DPRD I Made Rian Diana Kartika, Wakil Wali Kota Sofyan Edi Jarwoko, Kepala Kejaksaan Negeri Andi Dharmawangsa, hingga sejumlah perwakilan pemuka agama.

Di Kota Malang sasaran penerima vaksin tenaga kesehatan sebanyak 13.306 orang. Kemudian diverifikasi sampai 27 Januari 2021, sebanyak 12.520 orang. Sementara itu, vaksinasi yang dibutuhkan di Kota Malang sebanyak 25.040. Telah dikirimkan dosis vaksin 10.240, kekurangan 15.800 akan dikirim oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur setelah pencanangan.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang terdaftar untuk menjalankan vaksinasi sebanyak 84 tempat, yang terdiri atas 16 puskesmas, 25 rumah sakit, dan 43 klinik kesehatan. Para vaksinatornya merupakan tenaga kesehatan yang pernah mengikuti pelatihan dari Kementerian Kesehatan.