Pemuda yang Ditarik Orangutan Minta Maaf Bikin Konten Tanpa Izin

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemuda yang membuat konten video dengan orangutan di kebun binatang Kasang Kulim meminta maaf. Sebab, pria bernama Hasanal Arifin (19), itu membuat konten masuk pagar pembatas tanpa izin. Bahkan, orangutan itu ditendang temannya saat Arifin ditarik-tarik.

"Saya ingin meminta maaf atas perbuatan itu karena telah melewati pagar pembatas kebun binatang itu. Saya minta maaf atas viralnya video tersebut," ujar Arifin, melalui video klarifikasinya, Kamis (8/6).

Sebelumnya, Arifin membuat konten di kebun binatang Kasang Kulim Kabupaten Kampar, Riau. Dalam video, awalnya Arifin ingin bercanda dengan satwa dilindungi itu. Namun orangutan dewasa tersebut menarik tangan dan kakinya.

Dalam video juga terlihat seorang pria berusaha membantunya. Tapi orangutan juga hampir menarik temannya itu. Setelah beberapa lama, akhirnya kaki dan tangan Arifin dilepaskan sang hewan primata itu.

Pengelola Kebun Binatang Kasang Kulim, Desrizal saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, saat itu HA mengambil video dan melintas pagar pembatas tanpa seizin petugas kebun binatang.

"Peristiwanya Senin siang kemarin, saat itu lagi makan siang, dia mengambil video tanpa izin dari petugas, dia melompat ke pagar pembatas kandang orangutan," ujar Defrizal, Selasa (7/6).

Menurut Desrizal, perbuatan HA telah melanggar aturan dengan melompati pagar pembatas dan menendang orangutan.

"Pelanggarannya, dia udah mengambil video tanpa seizin kita dan menendang orangutan. Sehari-hari orangutan ini memang jinak. Saat ini kita menunggu arahan pimpinan terkait kejadian ini," kata Defrizal. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel