Pemudik bisa manfaatkan pengawalan petugas Polres Rejang Lebong

·Bacaan 1 menit

Kepala Kepolisian Resor Rejang Lebong, Bengkulu, AKBP Tonny Kurniawan, meminta kalangan pemudik yang ragu-ragu lewat di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bisa meminta pengawalan petugas.

"Polres Rejang Lebong siap menjamin keamanan pemudik yang hendak melalui Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, masyarakat bisa meminta pengawalan petugas jika ragu-ragu melintas," kata dia di Rejang Lebong, Senin.

Baca juga: Polda Babel mendirikan 22 posko pengamanan mudik Lebaran 2022

Ia menjelaskan, pengawalan yang disiapkan mereka itu diberikan secara gratis terutama untuk melewati sejumlah lokasi rawan tindak kejahatan di jalan penghubung kedua provinsi itu.

Pengawalan kendaraan pemudik di jalan lintas ini, kata dia, dilakukan petugas Polsek Padang Ulak Tanding untuk mereka yang datang dari arah Lubuklinggau menuju Curup. Sebaliknya untuk pemudik yang datang dari arah Curup yang hendak ke Lubuklinggau dan daerah-daerah lainnya bisa memanfaatkan pengawalan petugas dari Polsek Sindang Kelingi.

Baca juga: Polres Bangka Tengah menerjunkan 77 personel pengamanan Lebaran

Selain menyiapkan pengawalan kendaraan pemudik, polisi juga akan mendirikan enam pos lebaran yang beroperasi mulai 28 April hingga 9 Mei nanti. Pos lebaran ini yang terdiri dari tiga pos pelayanan dan tiga pos pengamanan.

Pos pelayanan mereka dirikan di Pasar Bang Mego Curup, obyek wisata Suban Air Panas di Kecamatan Curup Timur, dan obyek wisata Danau Mas Harun Bastari di Kecamatan Selupu Rejang.

Baca juga: Kapolres : Pos Pengamanan mudik Parigi Moutong dilengkapi gerai vaksin

Sedangkan pos pengamanan didirikan di perbatasan Rejang Lebong dengan Lubuklinggau, tepatnya di Desa Tanjung Sanai l, Kecamatan PUT. Kemudian Pos Pengamanan Kontainer di Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang, dan Pos Pengamanan Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel