Pemudik di Terminal Kalideres diprediksi capai 3.000 orang

Puncak arus mudik melalui Terminal Kalideres, Jakarta Barat, diprediksi mencapai lebih 3.000 penumpang di H-3 Lebaran pada Jumat.

"Puncak arus mudik di Lebaran tahun 2022 diprediksi di H-3 Lebaran," kata Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Revi Zulkarnaen saat ditemui di Kalideres.

Pada di H-4 atau 28 April, pihaknya mencatat jumlah tertinggi dengan 2.300 lebih penumpang. "Hari ini diperkirakan mencapai 3.000 orang," ujarnya.

Revi mengatakan, peningkatan jumlah pemudik secara signifikan terlihat mulai H-7 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Baca juga: Terminal Kalideres siapkan bus bantuan

Pada 25 April atau H-7 Lebaran, Terminal Kalideres mencatat sebanyak 107 kendaraan berangkat ke tujuan masing-masing dengan total 1.024 penumpang.

Sedangkan pada 26 April terdapat sebanyak 101 kendaraan berangkat dengan total 953 penumpang.

Pada 27 April tercatat sebanyak 139 kendaraan dengan total pemudik berjumlah 1.524. Lalu pada 28 April menjadi angka terbesar dengan total 176 kendaraan berangkat dan 2.374 penumpang.

Hari ini mulai dari pukul 00.00 hingga 13.00 WIB, Terminal Kalideres mencatat kurang lebih hampir 100 bus dan sekira 1.100 penumpang berangkat.

Baca juga: Polsek tingkatkan pengamanan di Terminal Kalideres

Untuk tujuannya, dia melihat tren paling banyak menuju ke Padang (Sumatera Barat) Palembang (Sumatera Selatan) Lampung dan Jawa Tengah. "Mayoritas pemudik berangkat dari Terminal Kalideres ke tujuan-tujuan tersebut," kata Revi.

Revi mengatakan terdapat sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan calon pemudik di Terminal Kalideres.

"Salah satu persyaratan untuk melakukan mudik dengan bus adalah telah melakukan vaksinasi 'booster'. Kami menyediakan posko vaksinasi serta tes antigen gratis bagi yang belum vaksin dosis ketiga," kata Revi.

Fasilitas lainnya termasuk posko keamanan terpadu, posko "ramp check" kendaraan, posko kesehatan pengemudi serta posko kesehatan bagi penumpang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel