Pemudik Diminta Tak Istirahat di Bahu Tol Cipali dan Disarankan Keluar Tol

Merdeka.com - Merdeka.com - Operator Astra Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengimbau kepada para pengendara untuk tidak parkir di bahu jalan karena membahayakan dan membuat lalu lintas terhambat.

"Banyak pengguna jalan yang berhenti di bahu jalan, ini mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan diri sendiri serta orang lain," kata General Manajer Operasi Astra Tol Cipali Suyitno melalui keterangan yang diterima di Cirebon, dilansir Antara, Jumat (5/6).

Suyitno mengatakan setiap kendaraan akan memasuki tempat istirahat, maka akan terlihat padat dan kendaraan melambat. Hal ini dikarenakan adanya pengendara yang parkir di bahu jalan.

Padahal lanjut Suyitno, ketika tempat istirahat sudah tidak menampung sebaiknya pengendara ke luar dari jalan tol, dan mencari tempat istirahat di luar tol. Karena ketika ke luar tol, maka lanjut Suyitno tidak dikenakan tarif tambahan, untuk itu pengendara tidak harus memaksakan berhenti di bahu jalan.

"Biasanya terlihat padat sebelum atau menjelang tempat istirahat, karena adanya parkir sembarangan," tuturnya.

Suyitno menambahkan sampai saat ini lalu lintas di Tol Cipali masih bisa ditampung, mengingat untuk kapasitas maksimal kendaraan per jam 4.700 unit, dan sekarang di bawah 3.000 unit per jam.

Saat ini di jalan Tol Cipali masih diberlakukan satu arah, setelah pada Kamis (5/5) malam pihak Kepolisian mengambil langkah untuk satu arah.

"Untuk satu arah diberlakukan pada Kamis (5/5) sekitar jam 22.00 WIB, dan sampai saat ini masih berlaku," katanya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel