Pemudik gunakan kendaraan pribadi padati jalan di Aceh

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi memadati jalanan di provinsi ujung barat Indonesia tersebut

"Terlihat arus mudik di jalan raya dari Banda Aceh menuju Medan, Sumatera Utara, padat dilewati kendaraan pribadi," kata Kombes Pol Dicky Sondani di Banda Aceh, Jumat.

Menurut Kombes Pol Dicky Sondani, kepadatan arus lalu lintas di lintasan timur Aceh tersebut didominasi kendaraan pribadi karena sejak Jumat (29/4) sudah mulai libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Kebanyakan kendaraan pribadi aparatur sipil negara dan pegawai swasta yang pulang kampung ke sejumlah daerah di Aceh," kata Kombes Pol Dicky Sondani.

Perwira menengah Polda Aceh itu mengatakan dirinya menyempatkan diri berbincang dengan pemudik yang menyatakan mereka merasa lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi saat pulang kampung.

Baca juga: Mobil pemudik asal Surabaya terbakar di Sampang
Baca juga: Wali Kota larang ASN Pobolinggo gunakan mobil dinas saat mudik
Baca juga: Penumpang Bandara Radin Inten capai 2.835 orang pada H-3 Lebaran

"Apalagi mereka melakukan perjalanan di malam hari, merasa lebih nyaman karena perjalanan di siang hari cuaca panas dan kondisi sedang berpuasa," kata Kombes Pol Dicky Sondani.

Sebelumnya, Kombes Pol Dicky Sondani mendampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol Agus Kurniady Sutisna mengecek kesiapan pos pengamanan dan pelayanan di lintasan timur Aceh.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Agus Kurniady Sutisna mengimbau masyarakat yang mudik untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri maupun keluarga.

"Jika lelah silakan singgah di pos pengamanan maupun pos pelayanan yang ada di setiap daerah. Manfaatkan masing-masing pos tersebut untuk tempat beristirahat," kata Brigjen Pol Agus Kurniady Sutisna.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel