Pemudik Harus Dilayani Maksimal, Komisi V DPR Minta Kemenhub Benahi Terminal

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membenahi pelayanan di terminal, pelabuhan, dan bandara saat momen arus mudik Idulfitri 1443 Hijriah. Dia berharap para pemudik dilayani maksimal dan dijamin keamanan dan keselamatannya.

"Kemudian menyangkut masalah safety, terus bagaimana kelayakan kendaraan apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang ditentukan terutama masalah ramp check. Bagaimana kelayakan bus penumpang agar layak beroperasi dalam rangka melayani mudik lebaran," ujar Andi Iwan Aras saat meninjau Terminal Regional Daya Makassar, Sabtu (23/4) malam.

Ketua Gerindra Sulsel ini mengaku masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi oleh Kemenhub untuk layanan di bandara, pelabuhan, dan juga terminal. "Memang benar beberapa hal masih ada yang perlu dibenahi dan itu sudah kita sampaikan ke mitra kerja dalam hal ini baik Dirjen Perhubungan Udara maupun darat, dan laut bahkan ke Menhub. Kita berharap fasilitas umum yang ada ini bisa memberikan layanan maksimal kepada masyarakat kita," tuturnya.

Iwan juga mengingatkan kepada Kemenhub untuk memperhatikan potensi lonjakan penumpang saat momen arus mudik dan balik Idulfitri 1443 H. Ia melihat akan ada antusiasme masyarakat untuk mudik, karena dua tahun terakhir dilarang pemerintah.

"Jangan sampai kemudian agar tidak terjadi overload berdampak pada risiko keselamatan. Jangan sampai karena faktor peak season jumlah penumpang terlalu banyak kemudian faktor keselamatan diabaikan," ucapnya.

Jembatan Timbang Jadi Rest Area

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar Kemenhub Suria Abdi memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28-30 April 2022. Pasalnya, pemerintah telah menetapkan libur nasional mulai tanggal 29 April 2022.

"Puncak arus mudik kita prediksi mulai tanggal 28 sampai 30 April 2022. Kita berharap masyarakat yang tidak bekerja sebagai ASN, swasta, BUMN, dan BUMD bisa mudik lebih awal sehingga tidak terjadi kepadatan," tuturnya.

Untuk momen arus mudik tahun ini, pihaknya membuka 26 posko yang tersebar di sejumlah daerah di Provinsi Sulsel dan Sulbar. Selain itu, pihaknya juga akan menjadikan jembatan timbang menjadi rest area.

"Kita punya total 10 jembatan timbang di Sulsel dan Sulbar. Nanti jembatan timbang ini akan kita alih fungsikan untuk sementara menjadi rest area," sebutnya.

Ia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pelaksanaan mudik tahun ini. Apalagi, tahun 2022 menjadi pertama kali pemerintah mengizinkan mudik setelah dua tahun lalu dilarang. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel