Pemudik jadi Sasaran Swab Antigen di Terminal Kampung Jokowi

Hardani Triyoga, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 3 menit

VIVA – Sejumlah pemudik maupun penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang turun di Terminal Tirtonadi Solo harus menjalani pemeriksan swab test antigen atau polymerase chain reaction. Pemeriksaan ini tak dipungut biaya alias gratis.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebab virus COVID-19 saat libur Natal dan Tahun Baru di Solo. Para pemudik maupun penumpang yang turun dari bus AKAP langsung diminta untuk mengikuti pemeriksaan swab test antigen secara cuma-cuma itu.

Setelah dilakukan pemeriksaan suhu, mereka langsung melakukan registrasi terlebih dahulu dengan menunjukkan kartu identitas.

Kemudian, para pemudik dan penumpang dari berbagai kota yang turun di Terminal Tirtonadi itu langsung menjalani swab test antigen.

Pun, selanjutnya para pemudik itu satu per satu menjalani pemeriksaan swab test antigen. Jika hasil pemeriksaan keluar dan negatif, mereka diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Namun jika hasilnya positif langsung ditempatkan di ruang isolasi untuk menunggu penjemputan tim Satgas COVID-19.

Salah satu penumpang bus AKAP, Iwan mengaku kaget ketika masuk ke terminal langsung diminta petugas untuk mendaftar dan menjalani pemeriksaan swab test antigen. Kebijakan swab test ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan.

"Kaget juga kok tiba-tiba turun dari bus langsung disuruh swab test," kata dia usai mengikuti swab test antigen di Terminal Tirtonadi Solo, Kamis, 24 Desember 2020.

Iwan tiba di Terminal Tirtonadi Solo setelah turun dari bus yang membawanya dari Sukabumi, Jawa Barat. Setelah turun di Terminal Tirtonadi, rencananya ia akan melanjutkan ke kota tujuannya untuk pulang kampung mengisi libur akhir tahun.

"Saya dari Sukabumi turun Terminal Tirtonadi. Setelah itu akan melanjutkan naik bus jurusan Pacitan," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto mengatakan kegiatan swab test antigen ini dilakukan sebagai bentuk cara Pemkot Solo untuk mencegah dan mengurangi penyebaran COVID-19. Tes swab antigen yang dilakukan secara gratis itu selaras dengan kebijakan agar pendatang ke Solo wajib menyertakan syarat minimal masuk Solo yakni surat keterangan negatif swab antigen.

"Sebagai pintu masuk orang dari semua jurusan ke Solo, kami lakukan swab antigen. Sasaran lebih khususnya pemudik atau penumpang dari asal Jabotabek dan luar Kota Solo," ujarnya.

Dia menambahkan pemeriksaan swab test antigen di Terminal Tirtonadi Solo itu mulai dilaksanakan pada hari ini, Rabu, 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 mendatang. Rencananya swab test itu akan digelar selama 24 jam untuk mengecek para pemudik dan penumpang yang turun di Solo.

"Sebisa mungkin kita targetkan 800 penumpang selama 24 jam karena terminal itu beroperasinya dari pukul 06.00 hingga pukul 06.00 WIB lagi. Untuk petugas medis juga kita buatkan shift," sebutnya.

Joko menyampaikan pemeriksan swab antigen itu hasilnya akan diketahui 10-15 menit setelah pemeriksaan swab. Nantinya jika ada penumpang yang hasilnya positif langsung akan ditempatkan di tempat isolasi khusus.

"Setelah itu nanti kita koordinasi dengan tim Satgas COVID-19 untuk melakukan penjemputan," sebutnya.

Menurutnya pemeriksaan swab antigen itu sebagai langkah antisipasi untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 di Solo. Adanya swab test antigen gratis itu menarik perhatian penumpang bus yang turun di Terminal Tirtonadi.

"Meskipun awalnya takut jadi rata-rata mereka ingin tahu. Mereka sangat antusias sekali," tuturnya.

Baca Juga: Cerita Whisnu Sempat Mengira Risma Bisa Rangkap Jabatan