Pemudik ke Sumsel Diprediksi Tembus 4,5 Juta Orang

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Dinas Perhubungan Sumatera Selatan memprediksi terjadi lonjakan drastis pemudik ke wilayah itu pada mudik Lebaran tahun ini. Kenaikan signifikan pergerakan warga diperkirakan terjadi menyusul kebijakan pemerintah memperbolehkan mudik setelah 2 tahun melarangnya akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dishub Sumsel Ari Narsa mengungkapkan, pergerakan pemudik dari seluruh moda transportasi yang datang ke Sumsel diprediksi mencapai 1,7 persen dari total penduduk Indonesia atau sebanyak 4,50 juta orang. Sementara warga yang keluar dari Sumsel mencapai 2,7 persen atau 7,29 juta orang.

"Kami prediksi kemungkinan besar ada lonjakan besar pemudik tahun ini, yang tujuan Sumsel saja bisa 4,5 juta orang," ungkap Ari, Kamis (21/4).

Gunakan Jalur Darat

Pemudik diperkirakan lebih banyak menggunakan transportasi darat ketimbang udara maupun laut dan sungai. Hal ini dipengaruhi tol trans Sumatera yang sudah tembus ke Pulau Jawa.

"Lebih dari 50 persen pakai transportasi darat," ujarnya.

Menurut dia, puncak arus mudik diperkirakan mulai H-3 hingga H-1 Lebaran. Bahkan saat ini penumpang pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sudah mulai meningkat.

"Sekarang sudah mulai, tapi puncaknya mulai H-3 nanti," kata dia.

Tidak Ada Penyekatan

Tidak ada penyekatan selama mudik Lebaran tahun ini. Namun pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap pemudik.

Dia mengingatkan pemudik segera melakukan vaksinasi tahap ketiga atau booster.

"Karena ini sifatnya wajib, maka pemudik wajib mengikutinya, yang belum vaksin booster segera vaksin biar bisa mudik," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel