Pemudik motor mulai melintas di Jalur Nagreg H-5 Lebaran 2022

Sejumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor tampak mulai melintas di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu atau H-5 menjelang Lebaran 2022.

Sepeda motor yang dikendarai oleh para pemudik itu memiliki ciri khas membawa barang yang banyak seperti tas besar, atau barang lainnya yang dibungkus menggunakan kardus.

"Kalau prediksi peningkatan arus mulai besok H-4, tapi kita tetap siaga dari sekarang," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Baca juga: Pemudik bersepeda motor mulai meramaikan jalur selatan Jateng

Pemudik yang menggunakan sepeda motor membawa barang hingga melebihi jok belakang di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Pemudik yang menggunakan sepeda motor membawa barang hingga melebihi jok belakang di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Para pemudik yang menggunakan sepeda motor itu rata-rata memiliki plat Z yang merupakan plat nomor untuk wilayah Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Sumedang.

Baca juga: Polisi sebut arus mudik H-7 di Cileunyi hingga Nagreg masih landai

Namun dari seluruh kendaraan yang memadati jalan, hanya beberapa di antaranya merupakan pemudik sepeda motor. Adapun kondisi lalu lintas di Nagreg masih dipadati juga oleh masyarakat lokal pada Rabu petang.

Kusworo mengatakan personelnya pun telah merencanakan sejumlah rekayasa lalu lintas jika terjadi antrean kendaraan di Nagreg.

Pemudik yang menggunakan sepeda motor berbonceng tiga serta membawa banyak barang di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Pemudik yang menggunakan sepeda motor berbonceng tiga serta membawa banyak barang di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Selain itu, ia memastikan personelnya juga memantau jalur di Nagreg yang berkelok dan memiliki tanjakan atau turunan tajam. Karena di lokasi tersebut biasanya ada mobil atau truk yang tak kuat menanjak.

"Itu juga kami stand by, khususnya apabila ada kendaraan besar yang tidak kuat di tanjakan Nagreg, kami siapkan tenaga pengganjal," kata Kusworo.

Baca juga: Polres Bekasi siapkan area rehat pemudik motor di KM 60 Kedungwaringin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel