Pemudik padati Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

Pemudik baik pejalan kaki maupun di dalam kendaraan yang akan menyeberang ke Merak, pada arus mudik Lebaran 2022 memadati Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan .

Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan Jumat malam, menunjukkan pada H-3 pemudik terutama yang menggunakan kendaraan roda empat memadati sejumlah dermaga di pelabuhan tersebut.

Di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni misalnya kendaraan roda empat maupun bus terlihat padat dan antre untuk masuk ke dalam kapal feri.

Pemudik kemungkinan memilih untuk mudik pada malam hari untuk menghindari kemacetan.

Sementara pemudik baik pejalan kaki maupun dalam kendaraan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni terus berdatangan.

Baca juga: Arus mudik di jalan raya lintas pantai Timur Lampung lancar

GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Suharto mengatakan hingga H-3 jumlah pemudik dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak sekitar 270 ribu lebih.

"Jumlah itu berasal dari penumpang pejalan kaki dan kendaraan," kata Suharto.

Ia menjelaskan untuk kendaraan yang berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak total mencapai 56.606 unit.

Sementara jumlah penumpang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni sebanyak 509.224 orang dan kendaraan sekitar 120.796 unit.

Menurutnya, arus mudik di Pelabuhan Bakauheni hingga saat belum terlalu padat, apabila dibandingkan di Pelabuhan Merak.

"Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni masih normal. Nanti saat arus balik dipastikan pemudik akan memadati Bakauheni," ujarnya.

Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik seperti melakukan rekayasa lalu lintas.

Baca juga: Kaum buruh tuangkan antusiasme bermudik di kertas karton
Baca juga: Penumpang Bandara Radin Inten capai 2.835 orang pada H-3 Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel