Pemukim Israel Tikam Warga Palestina Sampai Tewas karena Tolak Serahkan Tanahnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria Palestina tewas setelah ditikam seorang pemukim Israel di desa Iskaka, Salfit, Tepi Barat yang diduduki pada Selasa, menurut Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina.

Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan, pria Palestina itu adalah Ali Hassan Harb (27), yang tewas karena luka parah di dadanya.

Sejumlah sumber mengungkapkan, kedua orang tersebut terlibat cekcok setelah para pemukim Israel berusaha merebut sebidang tanah di desa warga Palestina dengan mendirikan tenda.

Kementerian menyampaikan, Harb dan warga lainnya menghalangi upaya tersebut dan saat itulah seorang pemukim Israel menikam Harb sampai tewas.

Kepolisian Israel di Tepi Barat mengatakan telah membuka penyelidikan terkait pembunuhan tersebut. Mereka membenarkan pria Palestina itu ditikam tapi mengklaim belum jelas siapa yang melakukan penikaman.

"Pada tahap ini, identitas penikam belum jelas," jelas kepolisian Israel, dikutip dari laman Al Jazeera, Rabu (22/6).

Belum ada orang yang ditangkap terkait kasus ini.

Sementara itu, kelompok pembela HAM Israel, Yesh Din mengatakan dalam pernyataannya, pria Palestina itu ditikam pemukim Israel saat dia bersama keluarganya di lahan milik pribadi.

"Para pemukim tiba di TKP dan berusaha mendirikan tenda. Cekcok terjadi dan para pemukim meninggalkan tempat tersebut. Tiba-tiba setelah itu, para tentara tiba di TKP, dan kemudian para pemukim kembali," jelas Yesh Din.

Yesh Din menambahkan, setelah para pemukim kembali ke TKP, kekerasan pecah. Seorang pemukim Israel mengeluarkan pisau dan menikam pria muda tersebut sampai tewas.

Otoritas setempat mengatakan para pemukim Israel dilaporkan diserang sekelompok pria Palestina beranggotakan sekitar 40 orang dengan batu dan tongkat.

Pemukiman Israel Ariel, di selatan Nablus, yang dekat dengan desa Iskaka ditutup.

Hampir 500.000 pemukim Yahudi Israel tinggal di lebih dari 130 pemukiman yang tersebar di Tepi Barat yang diduduki. Hampir 3 juta warga Palestina tinggal di Tepi Barat di bawah kekuasaan militer Israel. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel