Pemulihan Ekonomi Dongkrak Bisnis Asuransi Properti, Ini Penjelasannya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sektor properti diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan pemulihan perekonomian Indonesia saat ini. Hal tersebut pun merupakan angin segar bagi industri turunannya, salah satunya asuransi.

Atas dasar itu, BRI Insurance (BRINS) optimis bahwa permintaan asuransi properti akan semakin meningkat ke depannya. Inovasi pun dibuat untuk memastikan bisa memanfaatkan potensi ini.

Direktur Utama BRINS Fankar Umran menyebutkan, kredit properti pada kuartal I-2021 tumbuh sebesar 4,2 persen. Fakta tersebut menjadi indikator akan pulihnya permintaan properti yang nantinya akan mengerek asuransi di sektor tersebut.

"Asuransi properti related close kepada pertumbuhan kredit properti. Artinya, dari situ muncul optimisme, bahwa ke depan asuransi properti akan mendulang pertumbuhan yang baik," jelas Fankar di Jakarta, dikutip dari keterangannya Sabtu, 12 Juni 2021.

Baca juga: Intip Strategi Bappenas Sejahterakan Petani dan Nelayan

Lebih lanjut, ia menyebut insentif dan stimulus yang diberikan Pemerintah juga berperan dalam meningkatnya asuransi properti. Apalagi ada program vaksinasi nasional yang semakin masif juga menjadi sentimen baik untuk industri properti.

Lebih lanjut dia mengatakan, area perkantoran menjadi salah satu sektor yang paling menyadari akan pentingnya asuransi. Karena itu, target tersebut akan digenjot ke depannya.

Meski demikian, Fankar berharap permintaan asuransi di sektor properti lain dapat terus meningkat. Seiring dengan membaiknya perekonomian nasional di berbagai sektor.

"Kita yakin akan tumbuh (Asuransi), kami harap dengan pertumbuhan industri properti diikuti asuransi properti yang juga akan tumbuh, following the business," tutupnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel