Pemulihan Ekonomi Indonesia, Pemerintah Banyak Belajar saat Kuartal III 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia dan banyak negara lain tengah dalam proses pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Langkah pemulihan ekonomi ini tidak mudah karena masih banyam rintangan yang menghadang.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menjelaskan, dalam pemulihan ekonomi, Indonesia banyak belajar di kuartal III 2021. Perekonomian nasional saat itu masih bisa tumbuh 3,5 persen di tengah hantaman varian delta di awal 2021.

"Kami akui pemulihan ekonomi pasca Covid-19 ini tidak gampang, sulit sekali," kata Bahlil dalam Rilis Temuan Survei Indikator Politik, Jakarta, Minggu (9/1/2022).

Selama kuartal III 2021, berbagai kegiatan ekonomi terhambat selama 3 bulan karena ada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Artinya, hanya ada 1 bulan kegiatan ekonomi berlangsung namun tetap dengan berbagai pembatasan.

"Kuartal 3 ini menyulitkan kita karena 3 bulan kerja ini hanya 1 bulan yang efektif, sisanya masih PPKM level 4," kata dia.

Tingkat konsumsi masyarakat juga menurun hanya 1,3 persen dan belanja pemerintah tidak maksimal. Meski begitu, dalam waktu yang bersamaan kinerja di beberapa sektor tetap kebal. Tercermin dari petumbuhan ekspor-impor Indonesia yang meningkat hingga 50 persen. Kinerja investasi tetap tumbuh di 5-6 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Membaik di Kuartal IV

Suasana arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (5/11/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen, Indonesia dipastikan resesi karena pertumbuhan ekonomi dua kali mengalami minus. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Suasana arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (5/11/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen, Indonesia dipastikan resesi karena pertumbuhan ekonomi dua kali mengalami minus. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Kondisi perekonomian pun berangsur membaik di kuartal IV-2021. Tren pemulihan ekonomi yang kuat tersebut diperkirakan mampu membuat pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 4,5 persen sampai 5 persen.

"Di kuartal IV diperkirakan tumbuh di 4,5 persen sampai 5 persen," kata dia.

Dari berbagai capaian tersebut, dia menyadari tidak semua masyarakat puas dengan kinerja pemerintah. Namun dia memastikan perekonomian nasional akan kembali membaik, karena pemerintah telah melakukan strategi ekonomi untuk memperbaiki keadaan.

"Kondisi ekonomi kita yang sekarang elum sepenuhnya pulih tapi ternyata trennya ini semakin naik," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel