Penambahan kasus COVID-19 tertinggi di DKI Jakarta

Data Kementerian Kesehatan pada Senin (18/7) pukul 12.00 WIB menyebutkan penambahan kasus COVID-19 tertinggi di DKI Jakarta dengan jumlah sebanyak 1.864 kasus.

Kemudian diikuti dengan Jawa Barat dengan 531 kasus dan Banten dengan 470 kasus.Total penambahan kasus baru di Tanah Air sebanyak 3.393 kasus.

Sementara jumlah kasus sembuh terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan jumlah 1.355 kasus, kemudian diikuti Jawa Barat dengan 425 kasus dan Jawa Timur dengan 209 kasus. Total kasus sembuh sebanyak 2.427 kasus.

Untuk kasus meninggal terbanyak di Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan masing-masing tiga kasus, dan DKI Jakarta dan Bali masing-masing dua kasus. Total kasus meninggal sebanyak 10 kasus.

Jumlah provinsi yang jumlah kasus kurang dari 10 sebanyak 23 provinsi, dan nol kasus sebanyak sembilan provinsi. Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 105.165 spesimen.

Sebelumnya, Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban memprediksi Indonesia sedang memasuki gelombang keempat penularan COVID-19. Hal itu, berdasarkan pada kenaikan signifikan jumlah kasus COVID-19 harian belakangan ini.

Pihaknya mencatat kenaikan kasus harian yang cukup tinggi mulai 2 Juli yakni 1.794 kasus dan terus mengalami dinamika dengan kecenderungan naik hingga saat ini. Ada peningkatan signifikan dalam jumlah kasus baru beberapa waktu terakhir.

Untuk itu pihaknya meminta masyarakat agar lebih berhati-hati, tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 dan segera melakukan vaksinasi booster.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel