Penambahan Titik Penyekatan Berdampak Macet, Ini Kata Wagub DKI

·Bacaan 1 menit

VIVA – Penambahan lokasi penyekatan di DKI Jakarta pada saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat), berdampak terjadi kemacetan di berbagai ruas jalan. Sebab, jalur yang biasanya dilewati para pekerja, kini disekat oleh petugas dari Polri dan TNI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penambahan lokasi penyekatan itu sudah berdasarkan kajian oleh petugas jajaran Polda Metro Jaya dan pihak lainnya.

"Juga pasti menghadirkan para pakar, para ahli sebelum menyusun kebijakan dan memutuskan titik-titik penyekatan semua semata-mata dimaksudkan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga," kata Ahmad Riza Patria di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Juli 2021.

Dalam PPKM Darurat ini, menurut Ariza, sapaan Ahmad Riza Patria, pasti menuai protes dan kritik dari masyarakat umum. Ariza mengatakan, dapat dipastikan, aturan ini bertujuan untuk keselamatan jiwa manusia itu sendiri.

"Ya pasti banyak protes itu biasa, tidak ada kebijakan yang memuaskan semua pihak tapi sekali lagi kebijakan yang diambil terkait penyekatan batasan semua dimaksudkan untuk keselamatan dan keamanan kesehatan warga," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menambah titik penyekatan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali. Kini total ada 72 titik dari yang sebelumnya hanya 63.

"Penyekatan dilakukan di 72 titik, yaitu lima di gerbang tol (GT), sembilan di exit tol, 19 titik di batas kota dan 39 titik di jalur utama," ujar Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Hendro Pandowo, Senin, 5 Juli 2021.

Dia menjelaskan, dari 72 titik itu pihaknya membagi lagi jadi 37 titik yang merupakan pembatasan mobilitas dan penyekatan masyarakat yang akan masuk ke Jakarta, baik dari Tangerang Kota, Depok, dan Bekasi. "Tentu setiap titik jumlahnya berbeda-beda antara 30 sampai 50 anggota," kata dia.

Pada 35 titik lain, pihaknya melakukan pembatasan dan pengendalian mobilitas. Titik itu tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel