Penampakan dan Video Alfamart di Banjar Sebelum-Setelah Ambruk

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah minimarket Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ambruk. Sedikitnya, tiga orang meninggal dunia akibat insiden nahas tersebut hingga Senin (18/4).

Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i yang ditemui di lokasi mengatakan, korban tewas langsung dibawa ke rumah duka.

"Korban selamat yang berhasil dievakuasi ada delapan orang, semuanya dirawat di beberapa rumah sakit," kata Rifa’i dikutip dari Antara, Selasa (19/4).

alfamart banjar
alfamart banjar

©2022 Merdeka.com/istimewa

Bangunan Alfamart sebelum ambruk memang tampak bermasalah. Sebuah foto menunjukkan, bangunan tersebut sudah tampak retak-retak. Baik di bagian samping bangunan. Maupun di bagian atas bangunan.

Kini bangunan tersebut telah rata dengan tanah. Proses evakuasi masih berlangsung. Polisi tengah menyelidiki penyebab ambruknya bangunan tersebut.

alfamart banjar
alfamart banjar

©2022 Merdeka.com/istimewa

Hingga Senin malam pukul 23.00 Wita, petugas masih berupaya melakukan pencarian dan pertolongan kepada korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan.

Rifa'i menyebut tersisa lima orang belum ditemukan berdasarkan data sementara dari laporan masyarakat yang menyatakan kehilangan anggota keluarganya.

"Ini perkiraan sementara, semoga tidak lebih," ujarnya didampingi Wakapolres Banjar Kompol Mohammad Fihim.

alfamart banjar
alfamart banjar

©2022 Merdeka.com/istimewa

Rifa'i pun memastikan tim SAR gabungan dibantu relawan masih fokus melakukan proses evakuasi dengan harapan korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan dapat diselamatkan.

"Kami mohon doa, semuanya masih bekerja. Untuk penyebab ambruknya bangunan nanti dilakukan pendalaman," katanya.

alfamart banjar
alfamart banjar

©2022 Merdeka.com/istimewa [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel