Penampakan Kiai Gentayu dan Naga Siluman Dekat Letjen TNI Prabowo

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Cukup lama tak terdengar kabarnya, ternyata tokoh militer Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto, ada kegiatan lain selain agenda rutin di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.

Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ke-15 itu, baru-baru ini ternyata muncul di sebuah tempat istimewa di Jakarta.

Dari informasi yang dihimpun VIVA Militer, Kamis 26 November 2020, Letjen TNI Prabowo mendatangi sebuah ruangan khusus di Museum Nasional Indonesia, yaitu di ruangan pameran pamor sang Pangeran Diponegoro.

Di ruang itu, penyandang tiga bintang emas TNI itu tampak serius memperhatikan dengan seksama, benda-benda bersejarah peninggalan sang pahlawan yang paling ditakuti penjajah Belanda di abad 18.

Ada dua benda peninggalan Pangeran Diponegoro yang didekati Prabowo dan membuat beliau penasaran. Kedua benda pusaka itu yakni pelana kuda Pangeran Diponegoro bernama Kiai Gentayu dan senjata sakti Pangeran Diponegoro yang fenomenal, Keris Nogo Siluman.

Selama berada di tempat itu, Prabowo didampingi Peter Carey seorang peneliti sejarah yang fokus meneliti Pangeran Diponegoro.

"Pusaka keris peninggalan Pangeran Diponegoro yang disimpan di Museum Nasional Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat," kata Prabowo di IG-nya.

Jika dilihat dari sejarahnya, sangat wajar sekali jenderal TNI berdarah Kopassus itu sangat tertarik berada dekat kedua benda pusaka peninggalan Pangeran Diponegoro.

Kiai Gentayu merupakan pelana yang selalu dipakai Pangeran Diponegoro untuk menunggangi kuda kesayangan ketika bertempur melawan penjajah di Perang Babad Jawa.

Sedangkan Keris Nogo Siluman alias Naga Siluman, merupakan senjata sakti yang paling ditakuti Belanda. Bahkan, keris ini sengaja dirampas Belanda dari tangan Pangeran Diponegoro, ketika sang pangeran ditangkap di Magelang 28 Maret 1830.

Keris Naga Siluman cukup lama berada di museum Belanda, lebih dari 3 abad lamanya. Dan keris baru bisa pulang ke Tanah Air setelah dibawa oleh Raja Willem Alexander beserta Ratu Maxima saat berkunjung ke Indonesia pada 10 Maret 2020.

Untuk diketahui, tak sembarang orang bisa berada di dekat kedua benda pusaka itu. Dan Prabowo bisa berada dekat benda pusaka itu karena sedang dipamerkan untuk umum.

Prabowo memang tokoh yang mengidolakan Pangeran Diponegoro, bahkan dia menyempatkan diri untuk berfoto di lukisan Pangeran Diponegoro ketika berkunjung ke KBRI Washington DC, Amerika Serikat.

Baca: TNI dan FPI Doa Bersama, Baliho Rizieq Shihab Akhirnya Bisa Dicopot